Idul Adha 2024

Dijual Murah, Banyak Hewan Kurban di Sumsel yang Tak Penuhi Syarat Umur

DKPP Sumatera Selatan menyebut tim di lapangan menemukan banyak hewan kurban yang belum cukup umur namun tetap dijual. 

Tribunnews
Ilustrasi Sapi -- Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel menemukan banyak hewan kurban tak cukup umur namun tetap dijual. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumatera Selatan menyebut tim di lapangan menemukan banyak hewan kurban yang belum cukup umur namun tetap dijual. 

Rata-rata hewan kurban tak cukup umur tersebut ditawarkan dengan harga yang lebih murah. 

Menurut Kepala DKPP Sumsel, Ruzuan Effendi, pihaknya sudah mengingatkan masyarakat sejak awal, untuk membeli hewan kurban di kandang Peternakan hewan kurban secara langsung.

Tujuannya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti hewan kurban tak sesuai syariat.

"Ditemukan ada yang belum cukup umur, tapi itu kemungkinan beli bukan di tempat yang kita bina (peternakan resmi). Kita tidak masuk ke pedagang yang jual hewan kurban di pinggir jalan," kata Kepala DKPP Sumsel, Ruzuan Effendi, Selasa (18/6/2024).

Lanjut dikatakan, pihaknya masih menunggu laporan final tim di lapangan yang meninjau pelaksanaan dan kesehatan hewan kurban pada Idul Adha 1445 Hijriah seberapa banyak hewan kurban yang belum memenuhi syariat.

"Secara syariat bisa saja hewan itu tidak sah untuk dikurbankan. Ketidaktahuan masyarakat membeli hewan dan tidak transparannya pedagang menginformasikan umur dan kondisi kesehatan hewan membuat itu terjadi," katanya.

Baca juga: 4 Insiden Sapi Kurban Idul Adha Ngamuk, Ada yang Lepas di Tol Jagorawi Hingga Korban Tewas Diseruduk

Namun, bisa jadi itu pahalanya sedekah karena tak sesuai syariat, bukan kurban.

"Tapi Wallahualam ya. Karena memang sejak awal juga sudah menyampaikan ke masyarakat untuk tidak beli hewan kurban di tempat yang sembarangan," ujarnya.

"Faktor adanya hewan kurban di bawah umur, bisa jadi karena ada tawaran harga yang lebih murah. Kemudian karena budget yang terbatas sehingga tanpa pikir panjang, masyarakat yang awam berminat membelinya," tambahnya.

Seharusnya pembeli hewan kurban harus jeli dengan mencari informasi dahulu.

Bagaimana membeli yang bagus, dimana dan seharusnya mencari yang terbaik.

Tidak memaksakan beli yang murah ujung-ujungnya tak sesuai syariat.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved