Berita Muratara
Pemkab Muratara Akan Bangun Lagi 152 Rumah yang Rusak Akibat Banjir Bandang
Dari dua kali peristiwa hebat tersebut, ada ratusan rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan, sedang, berat, hingga hancur atau hanyut
Penulis: Rahmat Aizullah | Editor: Slamet Teguh
Laporan Wartawan TribunSumsel.com, Rahmat Aizullah
TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA - Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) dilanda banjir besar dua kali dalam tahun ini yaitu pada Januari dan April 2024.
Dari dua kali peristiwa hebat tersebut, ada ratusan rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan, sedang, berat, hingga hancur atau hanyut.
Untuk meringankan beban para korban bencana banjir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara memberikan bantuan pembangunan rumah layak huni.
Diketahui ada sebanyak 152 unit rumah bantuan untuk korban bencana banjir yang kediamannya rusak hingga hancur.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muratara, Hosia mengatakan 152 unit rumah itu akan dibangun tahun ini.
"Kita tahun ini ada 152 kuota bedah rumah dari APBD induk, semuanya akan dibangun untuk korban banjir," kata Hosia pada wartawan, dikutip Selasa (11/6/2024).
Baca juga: Pilkada Muratara 2024 Adem Ayem, Baru 4 Parpol Berpotensi Dukung Devi Suhartoni dan Firsa Lakoni
Baca juga: Devi Suhartoni Tak Masalah Dikepung Koalisi Besar pada Pilkada Muratara 2024, Tahun 2020 Jadi Contoh
Dia menjelaskan, dari banjir besar yang terjadi pada Januari 2024 ada sebanyak 22 rumah yang mendapat bantuan, tersebar di 7 desa dalam 3 kecamatan yakni Ulu Rawas, Rupit dan Rawas Ilir.
Sedangkan dari peristiwa banjir bandang yang terjadi pada April 2024 ada sebanyak 130 rumah yang mendapat bantuan, tersebar di 5 desa hanya dalam satu kecamatan yakni di Karang Jaya.
"Jadi dari kejadian Januari dan April itu totalnya ada 152 rumah yang mendapat bantuan, banjir Januari 22 rumah, banjir April 130 rumah," ujar Hosia.
Dia merincikan, 22 unit rumah bantuan akibat banjir bulan Januari berada di Desa Muara Kuis, Pulau Kidak, Sosokan, Muara Rupit, Batu Gajah Baru, dan Mandi Angin.
Sementara 130 rumah bantuan akibat banjir bulan April berada di Desa Lubuk Kumbung 51 rumah, Sukamenang 53 rumah, Sukaraja 14 rumah, Tanjung Agung 4 rumah, dan Desa Muara Batang Empu 8 rumah.
"Dari 130 rumah itu ada yang rusak berat, ada yang hanyut hilang, ada yang roboh rata dengan tanah," kata Hosia.
Dia menambahkan, khusus rumah berada di bantaran sungai diupayakan akan direlokasi ke tempat lebih aman dari banjir.
"Sebagian penerima bantuan sudah ada yang menyiapkan lahan sendiri, dia sudah trauma karena rumahnya sangat dekat dengan sungai, jadi dia minta pindah, kebetulan dia juga ada lahan," kata Hosia.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com
| Pilu Nasib Bocah 8 Tahun di Muratara jadi Korban Asusila Pria 40 Tahun, Kini Alami Trauma |
|
|---|
| Sungai Rawas Meluap, Ratusan Rumah di Desa Sungai Baung Muratara Terendam Banjir |
|
|---|
| Diduga Korsleting Listrik, Rumah Panggung di Muratara Ludes Terbakar, Pemilik Selamatkan Diri |
|
|---|
| Rumah Digerebek, Pemakai & Penjual Narkoba di Muratara Pasrah Ditangkap Polisi, 41 Paket Sabu Disita |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Muratara, Pengendara Motor Tewas di Tempat Usai Gagal Nyalip Truk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Salah-satu-rumah-warga-roboh-diterjang-banjir-bandang-yang-terjadi-pada-April-2024.jpg)