Arti Kata Bahasa Arab

Arti Shollu Alan Nabi, Ajakan Bersholawat, Jawab dengan Allahumma Shalli Wasallim Wa Barik Alaih

Allâhumma shalli wa sallim wa bârik ‘alaih. Artinya: “Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad.

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/lisma
Arti Shollu Alan Nabi, Ajakan Bersholawat, Jawab dengan Allahumma Shalli Wasallim Wa Barik Alaih, inilah maknanya. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Shollu Alannabi artinya : bersholawatlah kepada nabi (Muhammad SAW).

Kalimat Shollu Alannabi adalah kalimat seruan atau kalimat ajakan, biasanya sering diucapkan oleh orang yang berpidato atau membawakan acara islami untuk mengajak hadirin bersholawat.

Bagaimana menjawab seruan Shollu alannabi?

Ketika diucapkan kalimat seruan "Shollu alan nabi!" maka kita (hadirin) yang mendengarkan dapat menjawabnya dengan kalimat

Allâhumma shalli wa sallim wa bârik ‘alaih.

Artinya:

“Ya Allah, berikanlah rahmat-Mu kepada Nabi Muhammad dan keluarga Nabi Muhammad.

Sholawat Penutup Majelis


Shollu alannabi juga menjadi salah satu sholawat untuk menutup majelis.

Dikutip dari laman nu.or.id, Imam Sirajudin Al-Husaini di dalam kitabnya As-Shalâtu ‘alan Nabiyyi Shallallâhu ‘alaihi wa Sallam mengutip beberapa hadits yang berkenaan pentingnya menutup majelis dengan sholawat.

Di antaranya hadits dari Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Imam Turmudzi:


مَا جَلَسَ قَوْمٌ مَجْلِسًا لَمْ يَذْكُرُوا اللَّهَ فِيهِ، وَلَمْ يُصَلُّوا عَلَى نَبِيِّهِمْ، إِلَّا كَانَ عَلَيْهِمْ تِرَةً، فَإِنْ شَاءَ عَذَّبَهُمْ وَإِنْ شَاءَ غَفَرَ لَهُمْ


Artinya:
“Tidaklah suatu kaum duduk di suatu majelis di mana mereka tidak berdzikir kepada Allah dan tidak bershalawat kepada Nabi di dalam majelis itu kecuali majelis itu akan menjadi penyesalan bagi mereka. Bila Allah mau maka akan menyiksa mereka, dan bila Allah mau maka akan mengampuni mereka.” (Sirajudin Al-Husaini, As-Shalâtun ‘alan Nabiyyi Shallallâhu ‘alaihi wa Sallam, [Damaskus: Maktabah Darul Falah, 1990], hal. 106)

Juga sebuah hadits dari Abu Hurairah:

أيُّما قَوْمٍ جَلَسُوا فأَطالُوا الجُلوسَ ثمَّ تَفَرَّقُوا قَبْلَ أنْ يَذْكرُوا الله تَعَالَى أوْ يُصَلُّوا على نَبِيِّهِ كانَتْ عَلَيْهِمْ تِرَةً مِنَ الله إنْ شاءَ عَذَّبَهُمْ وَإنْ شاءَ غَفَرَ لَهُمْ

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved