Haji 2024

Kloter Tiga Jemaah Haji Debarkasi Palembang Diberangkatkan, 91,7 Persen Jemaah Masuk Risti

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Sumsel  Armet Dachil mengatakan, dari 450 jemaah yang berangkat 447 jemaah haji.

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Sri Hidayatun
DOKUMENTASI KEMENAG SUMSEL
Jemaah haji kloter 3 asal Kota Palembang telah diterbangkan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Dari 450 jemaah, ada tiga yang tidak berangkat sehingga total 447 jemaah haji yang berangkat. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG- Jemaah haji kloter 3 asal Kota Palembang telah diterbangkan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Dari 450 jemaah, ada tiga yang tidak berangkat sehingga total 447 jemaah haji yang berangkat.
 
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kanwil Kemenag Sumsel  Armet Dachil mengatakan, dari 450 jemaah yang berangkat 447 jemaah haji.

"Tiga jemaah tidak berangkat karena memang tidak datang ke sini. Dengan keterangan satu orang meninggal, satu hamil dan satu pendamping hamil," kata Armet Dachil, Selasa (14/5/2024).

Menurutnya, Kloter 3 terbang menuju madinah pukul 08.50 WIB.

Jemaah yang masuk kategori resiko tinggi (Risti) di kloter 3 tercatat cukup banyak, yakni mencapai 91,7 persen atau 410 orang. 

Rinciannya, Risti karena usia 9 orang, Risti karena penyakit 232 orang, dan Risti karena penyakit plus usia sebanyak 169 orang. 

Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumsel Syafitri Irwan melepas secara langsung jemaah kloter 3 di Aula Asrama Haji Sumsel, Selasa (14/5/2024).

Kepada jemaah, Syafitri mengatakan bahwa ibadah haji tidak cukup modal niat dan semangat semata, tetapi juga dibutuhkan fisik yang sehat. Karenanya, dia berpesan kepada jemaah untuk selalu menjaga kesehatan. 

Baca juga: Kisah Maschuri Hamdani Calon Jemaah Haji Termuda di Kloter 3 Palembang, Sudah Didaftarkan Sejak SD

"Kita berharap perjalanan yang akan ditempuh bapak ibu lancar. Bapak ibu dalam keadaan sehat wal afiat serta istiqomah. Pada kesempatan hari ini saya ucapkan selamat, niat kita ibadah haji, kurangi aktivitas yang tidak sesuai dengan rukun dan syarat haji, fokus laksanakan rukun dan wajib haji," pesan Syafitri.

Dia juga berpesan kepada jemaah untuk banyak minum air putih agar tidak dehidrasi serta memperhatikan kesehatan masing-masing. Bila butuh bantuan, jangan sungkan meminta bantuan petugas. Petugas siap membantu jemaah.

"Minum jangan menunggu haus, penuhi syarat minum per hari agar tidak dehidrasi. Itu penting agar stamina bapak/ibu terjaga. Yang penting tidak hanya niat dan semangat tapi bapak ibu perhatikan kesehatan masing masing. Niat kita ada tetapi kita sakit, maka rangkaian ibadah haji bisa jadi terhambat," katanya.

Syafitri mengingatkan pula agar jemaah haji tidak bepergian sendirian, melainkan dengan mengajak teman. Terutama yang sudah lanjut usia. Yang berusia di atas 65 tahun mau ke mana saja jangan sendirian, jangan dewekan. 

"Nasehat-nasehat yang lain mungkin sudah banyak didapat dari pembimbing ibadah, perbanyak istighfar, shalawat, moga diberkahi perjalanannya, sehat walafiat dan menjadi haji yang mabrur dan mabruroh," katanya.

Baca berita menarik lainnya di google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved