Haji 2024
450 Jemaah Haji Kloter 1 Tiba di Palembang, Tercatat 17 Jemaah Sumsel Meninggal Selama Haji 2024
Jemaah asal Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan Kota Palembang ini disambut Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel A Fatoni di Asrama Haji Sumsel.
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sebanyak 450 jemaah haji debarkasi Palembang tiba di Palembang pada Minggu (23/6/2024) siang.
Kedatangan jemaah asal Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan Kota Palembang ini disambut Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel A Fatoni di Asrama Haji Sumsel.
Turut mendampingi Pj Gubernur antara lain Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan, Kakanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Timur Sugeng Apriyanto, Kepala Kantor Imigrasi Kota Palembang Khairil Mirza, GM Angkasa Pura II KC. Bandara SMB II Palembang R Iwan Winaya Mahdar, Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Palembang Emmilya Rosa, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel Win Hartan, Direktur PT. Swarna Dwipa selaku pengelola Asrama Haji Sumsel Rebo Iskandar Pohan, Kakankemenag Muba Muhammad Makki, serta sejumlah Kepala OPD Provinsi Sumsel dan Kabupaten Muba.
Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan menjelaskan, jemaah haji kloter 1 kembali dengan jumlah lengkap, sama seperti saat berangkat, yakni 450 jemaah.
Kloter 1 tiba di Bandara SMB II Palembang siang ini sekitar pukul 10.00 WIB dan disambut di Aula Asrama Haji Sumsel sekitar pukul 11.00 WIB.
"Keberangkatan Kloter 1 dari Jeddah sempat mengalami keterlambatan (delay) yang cukup panjang karena ada kendala teknis Saudi Airlines. Alhamdulilah jemaah haji dilayani dengan baik, mereka diinapkan di hotel transit dekat bandara," kata Syafitri.
Keterlambatan ini juga menurutnya berdampak pada jadwal kedatangan kloter 2 dan 3 yang juga mengalami penyesuaian karena masih menggunakan registrasi pesawat yang sama.
"Insya Allah mulai kloter 4, jadwalnya sudah kembali normal sesuai rencana,” jelas Syafitri.
Syafitri juga mengaku bersyukur, penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berjalan sukses.
Indikatornya antara lain, pertama pelayanan jemaah pada fase kedatangan berjalan lancar.
Kuota jemaah haji reguler sebanyak 213.320 jemaah terserap optimal, hanya menyisakan 45 jemaah yang tidak bisa digantikan karena proses pemvisaan sudah ditutup.
Kedua, proses pelayanan jemaah pada fase kedatangan juga berjalan lancar, baik di Madinah maupun Mekkah. Jemaah bisa mendapatkan layanan katering, transportasi, akomodasi, termasuk perlindungan jemaah dan bimbingan ibadah. Padahal, Indonesia adalah pengirim jemaah haji terbesar di dunia.
“Ini jelas bukan tugas mudah. Layanan katering, bahkan bisa tetap diberikan hingga jelang puncak haji. Ini juga kali pertama dilakukan dalam kuota normal, setelah sebelumnya diterapkan pada 2022,” jelasnya.
Indikator ketiga, proses puncak haji berjalan lancar. Ikhtiar mitigasi yang dilakukan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bersama otoritas Saudi berhasil memperlancar proses pergerakan jemaah dari Arafah ke Muzdalifah dan Mina.
Skema murur atau melintas di Muzdalifah banyak mendapat apresiasi. Jemaah bisa diberangkatkan lebih awal, jam 07.37 waktu Saudi sudah tidak ada di Muzdalifah.
“Ada beberapa dinamika di Mina itu menjadi bagian yang akan dievaluasi. Wilayah Mina jelas batasannya dan sangat terbatas. Dengan kuota 213.320 jemaah, ruang yang tersedia kurang dari 0,8 meter persegi per orang.Mina dari dulu seperti itu. Sejak kuota kembali normal pada 2017, isunya selalu soal kepadatan. Sehingga, menerima tambahan kuota selalu menjadi berkah sekaligus tantangan,” terang Syafitri.
Baca juga: Ucapan Selamat Datang Haji Bahasa Arab, Referensi Sambut Kepulangan Jemaah Haji ke Tanah Air
Baca juga: Mitos atau Fakta, Sepulang Haji Dilarang Keluar Rumah Selama 40 Hari? Ini Penjelasan Buya Yahya
Ibu dari Calon Bupati Lahat, Lidyawati Cik Ujang Meninggal di Madinah Usai Jalankan Ibadah Haji |
![]() |
---|
Sebanyak 23 Jemaah Haji Embarkasi Palembang Meninggal Saat Ibadah Haji 2024, 3.593 Sudah Kembali |
![]() |
---|
Daftar 15 Jemaah Haji Embarkasi Palembang yang Meninggal Dunia Saat Penyelenggaran Haji 2024 |
![]() |
---|
Jemaah Pingsan Antre Toilet, Tidur di Tenda Berdesak-desakan, Timwas Sesalkan Buruknya Pelayanan |
![]() |
---|
7 JCH Embarkasi Palembang Meninggal Saat Ibadah Haji 2024, Pemerintah Siapkan Program Badal Haji |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.