Seputar Islam

Tulisan, Bacaan dan Arti 10 Ayat Terakhir Surat Ali Imran, UAH : Kunci Jalani Aktivitas Sehari-hari

Inilah ayat yang menggambarkan kurikulum hidup kita setiap hari, ada dalalam ayat tersebut," kata UAH dalam tausiah onlinenya di media sosial.

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
GRAFIS TRIBUNSUMSEL/LISMA
Tulisan, Bacaan dan Arti 10 Ayat Terakhir Surat Ali Imran dan keutamaannya. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Tulisan, Bacaan dan Arti 10 Ayat Terakhir Surat Ali Imran. Ustad Adi Hidayat atau biasa dispa UAS mengatakan, mengamalkannya adalah sebagai kunci jalani aktivitas hidup sehari-hari.

UAH mengungkapkan keutamaan 10 ayat terakhir Surat Ali Imran (Ayat 190 sampai 200).

"Inilah ayat yang menggambarkan kurikulum hidup kita setiap hari, ada dalalam ayat tersebut," kata UAH dikutip tribunsumsel.com, dalam tausiah onlinenya di media sosial.

Surat Ali Imran adalah surat ke-3 dalam Al Quran yang diturunkan di Madinah. Umat Islam disunnahkan untuk membaca 10 ayat terakhir surat ini sebagaimana yang dilakukan Rasulullah SAW ketika bangun tidur.

"Saking pentingnya ayat ini dibaca nabi setiap bangun tidur sebelum sholat subuh, lalu dilanjutkan setelah subuh sampai waktu suruk," ujar UAH.

Keutamaan 10 ayat terakhir surat Ali Imran juga disebutkan dalam As-Silsilah Ash-Shahihah.

Pada suatu hari Bilal bin Rabah ra. mendatangi Rasulullah SAW untuk memberitahukan beliau bahwasannya ia akan mengumandangkan adzan subuh. Namun, Bilal mendapati Rasulullah SAW sedang menangis.

Lalu, ia bertanya kepada beliau, "Wahai Rasulullah, apa yang membuatmu menangis? Sungguh Allah telah mengampuni dosa-dosamu yang lalu dan yang akan datang." Beliau berkata, "wahai Bilal! Apa yang menghalangiku untuk menangis sedang telah turun kepadaku pada malam ini firman Allah, "Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,"

Maka beliau membacanya hingga akhir surat lalu beliau berkata, "Sungguh celaka bagi orang yang membaca ayat-ayat ini namun tidak mentafakurinya."

Berikut bacaan 10 ayat terakhir surat Ali Imran Arab, latin, dan terjemahnya:

 

190. إِنَّ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ لَءَايَٰتٍ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ

Arab-latin:
inna fī khalqis-samāwāti wal-arḍi wakhtilāfil-laili wan-nahāri la`āyātil li`ulil-albāb

Artinya:
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,"

191. ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًا سُبْحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved