Berita Empat Lawang Madani

GI Empat Lawang Kembali Batal Beroperasi, PLN dan Pemkab Empat Lawang Minta Waktu Hingga Juni 2024

GI yang nantinya akan diperuntukkan pada aliran listrik di Kecamatan Tebing Tinggi dan Saling itu masih terkendala oleh beberapa alasan

Penulis: Sahri Romadhon | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Sahri Romadhon
PLN UP3 Lubuk Linggau dan Pemkab Empat Lawang memberikan keterangan kepada wartawan usia melakukan audiensi di kantor Bupati Empat Lawang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Peresmian dan pengoperasian Gardu Induk PLN yang rencananya akan dimulai bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Empat Lawang yang ke 17 di bulan April Nanti ditunda.

Hal tersebut disampaikan oleh pihak PLN UP3 Lubuk Linggau dan Pemkab Empat Lawang usai keduanya bertemu dan menggelar audiensi di ruangan kerja kantor Bupati Empat Lawang beberapa waktu lalu.

GI yang nantinya akan diperuntukkan pada aliran listrik di Kecamatan Tebing Tinggi dan Saling itu masih terkendala oleh beberapa alasan

“Tadi pihak PLN UP3 Lubuk Linggau menyampaikan kepada kita progres dan info pembangunan GI ini di Kabupaten Empat Lawang yang sudah beberapa kali tertunda. Ada alasan tertentu yang kita manusia berencana tuhan menentukan,” kata Pj Bupati Empat Lawang, Fauzan Khoiri.

“Sebelumnya telah kita rencanakan GI itu diresmikan pada 15 Januari 2024 tertunda kemudian direncanakan di momen ulang tahun kabupaten April ini tertunda lagi,” sambungnya.

Baca juga: Pj Bupati Empat Lawang Serahkan Laporan Keuangan Unaudited 2023 Kepada BPK

Baca juga: Buka Musrenbang Pj Bupati Empat Lawang Tekankan Pemaksimalan Potensi Pertanian Dengan Kearifan Lokal

Sementara dikatakan oleh MA Hamdatul Rovikoh, Manajer UP3 Lubuk Lingggau tertunda kesekian kalinya pengoperasian GI itu disebabkan oleh masih ada 3 section yang penarikan transmisinya belum selesai.

“Progres GI yang semula tadi kita jadwalkan beroperasi 1 line di Januari dan 2 line di bulan April ini belum bisa sesuai schedule dikarenakan masih ada 3 section atau sekitar 60 kali tower yang belum bisa diselesaikan untuk penarikan transmisinya,” ujarnya.

Hal tersebut terjadi menurutnya karena ada kendala izin dari tanah warga yang berada di jalur jaringan tower transmisi itu.

“Masih dalam negosiasi dan belum mendapatkan izin, akan tetapi kita optimis untuk GI bisa beroperasi pada semester 1 2024 ini,” jelasnya.

Pihaknya optimis hal tersebut bisa terjadi sebab saat ini langkah yang mereka ambil untuk mendapat izin jalur jaringan tower transmisi itu yakni akan melakukan koordinasi dengan Pemkab Musi Rawas.

“Kalau sekarang kami akan berupaya untuk langsung koordinasi dengan pejabat pemerintah Kabupaten Musi Rawas sebab jalur itu berada disana, daerah yang terkendala perizinan ini kita akan mencoba melakukan koordinasi dengan PLN UIP juga untuk kemudian berkoordinasi dengan Pemkab Musi Rawas,” tutupnya.

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved