Berita Viral

Rekonstruksi Penganiayaan Santri di Ponpes Kediri Hingga Tewas, Di-Smackdown Sampai Tubuh Memar

Inilah detik detik rekonstruksi penganiayaan Bintang (14) santri di Ponpes Kediri hingga tewas di tangan seniornya, di smackdown sampai tubuh memar..

Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Moch Krisna
Tribun Jakarta
Rekonstruksi Penganiayaan Santri di Ponpes Kediri Hingga Tewas, Di Smackdown Sampai Tubuh Memar 

Hal itu sesuai hasil pemeriksaan sementara dokter.

“Pemeriksaan sementara oleh dokter, (lukanya) banyak di separuh tubuh bagian ke atas,” ujar AKBP Bramastyo Priaji.

Adapun luka-luka lainnya termasuk luka bekas sundutan rokok menurutnya masih menunggu hasil visum selanjutnya.

 

Pelaku Panik Lihat Kondisi Bintang

Disisi lain, berdasarkan hasil introgasinya kepada salah seorang tersagka yakni Fatah yang juga masih keluarganya, pelaku mengaku ketakutan lantaran korban tak sadarkan diri.

Fatah sempat berkilah kepada keluarga korban jika Bintang jatuh di kamar mandi.

Suasana di Rumah Duka - AF Penganiaya Santri di Ponpes Kediri Selalu Pulang ke Rumah Korban Saat Lebaran 'Saudara Dekat'
Suasana di Rumah Duka - AF Penganiaya Santri di Ponpes Kediri Selalu Pulang ke Rumah Korban Saat Lebaran 'Saudara Dekat' (Kolase Tribunsumsel.com/ Tribun Jatim)

Padaha, fakta sebenarnya yakni Bintang tewas usai dianiaya Fatah dan teman-temannya.

Diduga, sejak diatas motor, korban Bintang sudah meninggal dunia.

"Dokternya bilang kenapa sudah meninggal baru dibawa ke rumah sakit," kata Buasan, kakek korban.

Baca juga: Pengakuan Ghatan Saleh Usai Tembak Teman di Jatinegara, Buang Senjata ke Kali Demi Hilangkan Bukti

Hal itupun diungkapkan Kapolres Kediri, AKBP Bramastyo Priaji.

Menurutnya, korban dibawa ke dokter tanpa sempengetahuan pihak pondok pesantren.

"Jadi tanpa sepengetahuan pihak pesantren para pelaku membawa korban ke dokter namun nyawa korban sudah tidak tertolong," kata Bramastyo pada Selasa (27/2/2024).

Saat ini pihaknya telah menetapkan 4 tersangka atas kematian Bintang Balqis.

"Empat orang kita tetapkan sebagai tersangka dan kita lakukan penahanan lebih lanjut," kata AKBP Bramastyo Priaji.

Nasib empat pelaku yang jadi tersangka penganiayaan santri Pondok Pesantren Al Hanifiyyah di Dusun Kemayan, Desa Kranding, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur hingga tewas dijerat pasal berlapis.
Nasib empat pelaku yang jadi tersangka penganiayaan santri Pondok Pesantren Al Hanifiyyah di Dusun Kemayan, Desa Kranding, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur hingga tewas dijerat pasal berlapis. (TribunJatim.com)

Ia mengatakan, berdasarkan interogasi, adapun motif tersangka yakni karena adanya kesalahpahaman sehingga menganiaya korban.

"Itu masih kita dalami lebih lanjut," jelasnya.

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

(*)

Baca juga berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved