Berita Selebriti
Kesedihan Guru Dante Tahu Muridnya Tewas Tenggelam, Sebut Anak Tamara Tyasmara Trauma Berenang
Pihak sekolah Dante, guru di Yayasan & Parents Relation Janitra Bina Manusa School mengungkap kesedihan tau muridnya tewas tenggelam, ungkap fakta ini
Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Weni Wahyuny
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri
TRIBUNSUMSEL.COM - Pihak sekolah Dante, yakni guru di Yayasan & Parents Relation Janitra Bina Manusa School kini mengungkap kesedihannya setelah tahu muridnya tewas tenggelam.
Namun dalam kesempatan itu, pihak sekolah mengungkap fakta tak terduga bahwa anak Tamara Tyasmara itu mempunyai trauma dengan berenang.
Dante disebut tampak ketakutan dan tak percaya diri setiap mengikuti sesi pembelajaran renang di sekolah.
"Saat pertama kali awal kala sesi renang diadakan di sekolah Dante sangat ketakutan dan tidak mau lepas dari pelukan gurunya," kata Wani Siregar selaku Ketua Yayasan & Parents Relation Janitra Bina Manusa School dilansir dari Tribun Seleb.
Bukan hanya sekali, ketakutan itu dialami Dante setiap kali mengikuti pelajaran renang.
Namun Dante tetap berusaha kuat mengikuti pelajaran renang meski kurang percaya diri.
"Tapi Dante masih terlihat kurang percaya diri untuk berenang, meskipun sudah dengan panduan dari coach nya maupun dengan menggunakan swimming board," jelas Wani.
Baca juga: Kisah Wanita di Bekasi Dicoret dari KK oleh Ayah Gegara Beda Pilihan Capres : Bukan Anak Saya Lagi
Baca juga: Marissya Icha Ngomel-ngomel Tak Terima Raih Suara Pileg 2024 Sedikit, Tuding Ada Kecurangan
"Dante memilih untuk melihat keadaan kolam dan kondisi teman-temannya bermain di kolam sebelum akhirnya siap dan mau untuk berada dalam air," lanjutnya.
Ketika duduk di pinggir kolam, Dante kemudian melihat-lihat sambil mengobservasi keadaan kolam dan kondisi teman-temannya yang sedang bermain dan belajar renang di dalam kolam dengan pelatihnya.
“Setelah beberapa lama mengobservasi, baru kemudian Dante akhirnya memutuskan siap dan mau untuk masuk ke dalam air,” tutur Wani.
Wani juga mengungkapkan, Dante selalu jadi peserta paling akhir untuk melakukan aktivitas rutin dalam sesi renang.
Menurut Wani, rupanya Dante pernah mengalami insiden di kolam renang hingga membuatnya trauma.
Akan tetapi tak diketahui jelas penyebab Dante mengalami trauma.
"Di kolam sekolah Dante tidak pernah mengalami hal buruk. Namun untuk rasa takut dan tidak nyamannya Dante terhadap kolam menurut penjelasan dari Ibu Tamara, Dante pernah mengalami insiden tenggelam saat berenang di hotel," tutur Wani.
Curhat Dante ke Ayahnya Angger Dimas Minta Stop Latihan Berenang
Sementara itu sebelumnya Dante sempat minta ke Angger Dimas untuk membantunya stop les renang ke Tamara Tyasmara sang ibu.
Pesan tersebut diungkap Dante ke sang ayah kandung, Angger Dimas sebelum tewas di kolam renang kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (27/1/2024).

Angger Dimas juga menyebut saat itu kondisi Dante sedang tidak sehat karena flu.
"Dia sudah bilang ke saya tidak mau berenang lagi segala macem," jelas Angger.
Dante meminta Angger Dimas untuk menyampaikan hal itu pada Tamara Tyasmara.
"'Bapak kakak udah enggak mau berenang. Tolong bilang mama'," lanjut Angger mencontohkan ucapan Dante.
Bahkan Angger Dimas merasa curiga.
"Yang biasanya ngomong suka berenang siapa?," kata Angger Dimas melempar pertanyaan kepada awak media saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (9/2/2024).
Disjoki ini kemudian memastikan jika dirinya tidak pernah memberikan pernyataan jika Dante sudah mahir dalam olah raga air itu.
"Pertama saya tidak pernah mengeluarkan pernyataan itu," tegas Angger.
Baca juga: Angger Dimas Bersaksi Soal Kematian Dante, Sebut Ada Luka Lebam Tangan Kiri Anak: Saya Akan Berjuang
Kemudian Angger membenarkan jika Dante pernah mengikuti les renang, namun kegiatan tersebut hanya dilakukan satu tahun.
"Kedua iya waktu umur 1 tahun sampai 2 tahun sempat les renang di tempat teman saya di kawasan Buana Indah dan kita udahan karena covid itu aja," ungkap Angger.
Dengan begitu Angger menganggap putranya itu belum mahir untuk berenang.
Bukan tanpa sebab, Dante diduga ingin berhenti berenang lantaran cara Yudha Arfandi dalam melatihnya.
Tamara Tyasmara Sebut Dante Sudah Lama Les Berenang
Berbanding terbaik dengan pengakuan Angger Dimas, Tamara Tyasmara justru menegaskan putranya itu sudah bisa berenang karena ikut les.
Hal itu sang aktris ceritakan kepada awak media saat ditemui di rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, usai acara tahlilan untuk Dante.

"Bisa, Dante bisa renang, Dante juga kursus renang kok dari bayi, dari enam bulan Dante sudah les renang.
Kebetulan Dante lagi suka berenang di kolam dalam, dia lagi sok tahu gitu, hobinya berenang," tutur Tamara Tyasmara.
Lebih jauh, diketahui jika Dante berujung tewas tenggelam saat berenang bersama Yudha Arfandi.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, berlatih renang dengan Yudha, kepala Dante diduga dibenamkan sebanyak 12 kali.
Awalnya Dante tampak berada di sisi kolam renang bersama Yudha dan seorang bocah wanita.
Dari situlah gelagat aneh Yudha mulai muncul dengan jelas.
Yudha saat itu diketahui sempat celingak celinguk melihat ke sekitar sebelum akhirnya menghampiri Dante.
Arfiandi lalu berenang ke arah Dante dan sempat melirik ke arah kanan dan kiri.
Kemudian Yudha Arfandi menarik tubuh Dante ke dalam air.
Setelah dibenamkan, Dante kemudian disuruh berenang hingga kelelahan.
Dante juga berenang di kolam untuk orang dewasa.
Selang sekitar 20 detik kemudian, barulah terlihat kepala Dante menyembul dari dalam air.
Saat itu Dante masih mencoba menggapai sisi kolam renang.
Namun YA tampak membiarkan Dante yang sedang kesulitan dan wajahnya berada di dalam air.
Baru setelah itu kemudian memegang tangan Dante yang sepertinya sudah kelelahan.
Sampai akhirnya Dante pun lemas dan terlihat tak sadarkan diri di pinggir kolam renang.
Mengetahui kondisi itu, Yudha Afandi lantas menaikkan tubuh Dante ke luar kolam renang.
Namun tubuh Dante saat itu sudah lemas.

Diduga unsur kekerasan terjadi saat tubuh Dante dimasukkan ke dalam air.
Polisi pun menetapkan pasal berlapis kepada Yudha Arfandi.
Tak hanya kelalaiannya, Arfani pun dijerat pasal pembunuhan berencana.
"Yang bersangkutan diduga melakukan tindak pidana kekerasan terhadap anak, kemudian dilapis juga dengan pasal pembunuhan, dilapis dengan pasal pembunuhan berencana, dan juga pasal karena lalainya menyebabkan meninggal dunia," jelasnya.
Baca juga: Cuitan Umay Shahab Soal Makan Gratis Berimbas ke Film, Prilly Latuconsina Membela : 150 Orang Kerja
Bahkan terkini, Yudha Arfandi dijerat pasal berlapis dalam kasus kematian Dante dan terancam hukuman mati.
Yudha Arfandi disangkakan Pasal 76c juncto Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
"Kemudian, Pasal 340 (KUHP tentang pembunuhan berencana) maksimal hukuman mati, kemudian Pasal 338 (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun, sedangkan untuk Pasal 359 (KUHP) dengan ancaman maksimal 5 tahun," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra, dikutip dari Kompas.com, Jumat (9/2/2024).
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
(*)
Baca juga berita lainnya di Google News
Berita Selebriti
Dante
Raden Andante Khalif Pramudityo
Tamara Tyasmara
Anak Tamara Tyasmara Meninggal
Dante Anak Tamara Tyasmara
Tribunsumsel.com
Melvina Ungkap Tekanan Nikita Mirzani Minta Uang Rp15 Miliar, 'Cicil Aja atau Jual Ferrarinya' |
![]() |
---|
Sidang Nikita Mirzani Memanas, Ahli Bahasa Benarkan Ada Unsur Pemerasan ke Reza Gladys |
![]() |
---|
Farel Prayoga Bertemu Ibunda Setelah 14 Tahun Terpisah, Aku Nggak Tahu Tiba-Tiba Ada Ibu di Rumah |
![]() |
---|
Agnes Mo Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Dugaan Pelanggaran Hak Cipta, Reaksi Ari Bias |
![]() |
---|
Sosok Gebetan Baru Lisa Mariana Setelah Ditalak Suami, Bukan Pejabat tapi TikTokers |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.