Berita Selebriti

Alasan Tamara Tyasmara Titipkan Anak ke Pacar Saat Berenang, Kini Nelangsa Dante Tewas Tenggelam

Tamara Tyasmara kini nelangsa harus kehilangan putranya, Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante (6) yang meninggal dunia karena tenggelam.

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Slamet Teguh
Kompas.com/Cynthia Lova
Tamara Tyasmara kini ungkap alasan titipkan anak dengan kekasih saat berenang, kini nelangsa harus kehilangan putranya, Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante (6) yang meninggal dunia karena tenggelam. 

TRIBUNSUMSEL.COM- Tamara Tyasmara kini nelangsa harus kehilangan putranya, Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante (6) yang meninggal dunia karena tenggelam.

Adapun anak Tamara tewas tenggelam saat berenang di kolam renang Taman Air Tirtamas Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Tamara Tyasmara mengakui bahwa putranya, dititipkan kepada sang kekasih saat berenang pada (27/1/2024).

Baca juga: Nasib Kekasih Tamara Tyasmara, Dicurigai Polisi Picu Tindak Pidana Tenggelamnya Dante, Minta Maaf

Tamara Tyasmara kemudian mengungkapkan alasan dirinya mau menitipkan sang anak pada kekasihnya tersebut.

Tamara mengaku berani menitipkan sang anak karena sudah sangat percaya dengan orang itu.

"Saya sangat percaya makanya saya titipin, malah saya lebih percaya sama orang ini (kekasih) daripada susnya (pengasuh) sendiri karena saya percaya sama dia," ujar Tamara setelah jalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Rabu (7/2/2024), dilansir dari Kompas.com.

Tamara mengatakan, ini bukan kali pertama ia menitipkan sang anak kepada kekasihnya untuk diantar ke kolam renang.

Namun, ini adalah kali pertama Dante latihan renang di kolam renang di Duren Sawit.

Tamara sendiri juga heran mengapa sang putra bisa tenggelam, padahal Dante disebut bisa berenang.

Artis bintang series 'Malam Minggu Miko' ini menyayangkan jika anaknya lepas dari pengawasan.

Baca juga: Tamara Tyasmara Bongkar Pengakuan Sang Kekasih, Sempat Temani Dante Berenang, Kini Diperiksa Polisi

Sebelumnya, Tamara Tyasmara mengungkapkan kronologi meninggalnya putra semata wayang.

Tamara mengaku saat kejadian ia tidak berada ditempat tersebut, ia ternyata tengah menjalani sebuah syuting.

"Karena kebetulan salahnya itu aku tuh enggak ada di situ gitu, kejadiannya itu di kolam renang Tirta," ucap Tamara Tyasmara. Dikutip dari TribunSeleb.com

"Aku lagi syuting terus aku datang dia udah ada di Rumah Sakit," smabungnya, Selasa (30/1/2024).

Tamara menceritakan, awalnya sang anak memang berniat untuk ikut ke lokasi syuting terlebih dahulu.

Namun karena anaknya tak sabar ingin segera berenang, akhirnya Tamara pun mengantarkan sang anak ke kolam renang.

"Tadinya emang mau ikut aku dulu kerja mau ikut dulu ke lokasi tapi gimana anak kecil kalau udah mau renang ya merengek," jelas Tamara.

"Makanya aku drop-in dulu," sambungnya.

Orang yang temani Dante diduga kekasih Tamara Tyasmara minta maaf usai peristiwa dugaan tenggelamnya putra semata wayang di kolam renag.
Orang yang temani Dante diduga kekasih Tamara Tyasmara minta maaf usai peristiwa dugaan tenggelamnya putra semata wayang di kolam renag. (KOMPAS.com/ZINTAN PRIHATINI)

Tak membiarkan sang anak sendirian, Tamara pun menitipkan buah hatinya kepada rekan yang sudah ia percayakan selama ini.

Tamara mengaku ia diberi kabar setelah anaknya dilarikan ke Rumah Sakit.

"Orang dewasanya gitu yang aku percayain, tapi enggak tahu gimana aku dah ditelepon kondisinya udah lagi mau dibawa ke rumah sakit," bebernya.

Sampai saat ini kekasih Tamara tersebut masih berstatus sebagai saksi.

Sementara, kasus kematian Dante anak Tamara Tyasmara dan DJ Angger Dimas ini hingga kini masih dalam penyidikan.

Polisi Curigai Tindak Pidana

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra menyebut, ada dugaan unsur pidana dalam kasus kematian anak artis Tamara Tyasmara, Raden Andante Khalif Pramudityo atau Dante (6).

"Hasil gelar perkara yang kami laksanakan, kami simpulkan bahwa telah ditemukan dugaan peristiwa pidana," ujar Wira di Mapolda Metro Jaya, Rabu (7/2/2024).

Penyidik merasakan adanya kejanggalan dan memutuskan menaikkan kasus kematian Dante dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Wira mengungkapkan, polisi juga akan memproses pemeriksaan saksi yang telah dilakukan.

"Kami juga sedang menunggu hasil pemeriksaan dari pelaksanaan ekshumasi (bongkar makam) kemarin, bagian dari organ yang kemarin diambil. Sementara sudah kami periksakan di labfor, Sentul," kata Wira.

Disisi lain, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, saat itu korban tengah latihan renang di kolam renang tersebut.

Sehingga peristiwa tenggelamnya Dante terjadi pada Sabtu (27/1/2024) sore antara pukul 17.00-17.30 WIB lalu memunculkan tanda tanya.

Baca juga: Kecewanya Tamara, Anaknya Meninggal Tenggelam Saat Dititipkan ke Kekasih, Kini Diperiksa Polisi

Beberapa saksi juga menyebut bahwa sebelumnya Dante dalam kondisi baik baik saja berlatih berenang.

Sampai pada akhirnya Dante kemudian muntah-muntah dan tidak sadarkan diri ketika diangkat dari kolam renang.

"Kemudian ada yang melihat korban muntah-muntah dan ketika diangkat ke atas korban sudah tidak sadarkan diri," ungkap mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan itu.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawa anak Tamara Tyasmara itu tidak tertolong.

Hal tersebut juga diperkuat dengan Dante yang disebut bisa berenang sejak kecil.

"Korban dibawa ke rumah sakit Islam dengan menggunakan mobil pribadi. Kemudian sesampainya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia," ujar Ade.

Saat ini polisi tengah menganalisa rekaman CCTV untuk mengusut kasus kematian anak Tamara Tyasmara. Pemeriksaan CCTV dilakukan di laboratorium forensik (labfor).

"Apa yang telah dilakukan oleh tim penyelidik antara lain melakukan pemeriksaan laboratoris terhadap CCTV dari TKP dan sekitar TKP," kata Ade.

Sementara itu, polisi bakal menerapkan Pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait kelalaian yang menyebabkan kematian.

Kekasih Tamara Minta Maaf

Disisi lain, Tamara mengatakan, atas kejadian itu, kekasihnya yang menemani sang anak ke kolam renang tersebut sudah meminta maaf padanya.

“Ada (permintaan maaf). Pasti ada (permintaan maaf),” ujar Tamara sembari mengangguk.

Tamara mengatakan, ia merasa tak pernah menutup-nutupi siapa sosok yang menemani anaknya itu berenang.

Tamara sudah mengungkap semuanya ke pihak kepolisian.

“Pokoknya saya sampai di lokasi itu Dante sudah meninggal. Kalau ditemani oleh siapa? Saya sudah ceritakan semuanya kepada pihak kepolisian, bukan wewenang saya untuk memberitahu, kalau saya yang menjelaskan, nanti fitnah," ucap Tamara.

"Saya sudah ceritakan semua kepada penyidik. Itu wewenang mereka, itu hak mereka untuk menjelaskan siapa orangnya (yang jadi pelaku),” tutur Tamara.

Polisi mengungkapkan detik-detik kematian Dante, anak Tamara Tyasmara dan Angger Dimas, sempat muntah-muntah saat berenang di kolam renang Taman Air Tirtamas Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (27/1/2024).
Polisi mengungkapkan detik-detik kematian Dante, anak Tamara Tyasmara dan Angger Dimas, sempat muntah-muntah saat berenang di kolam renang Taman Air Tirtamas Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (27/1/2024). (ig/anggerdimas)

Ada Luka Lebam Ditubuh Dante

Sebelum dimakamkan, terdapat beberapa kejanggalan ditubuhnya, salah satunya luka lebam.

Kini terungkap penyebab luka lebam ditubuh Dante sebelum dimakamkan.

Tamara Tyasmara menjelaskan asal muasal luka lebam yang berada di tubuh anaknya tersebut.

Ia mengatakan kalau ia sengaja menggigit hingga mencubit tubuh Dante ketika sudah berada di IGD.

Hal itu ia lakukan agar putranya bangun dan sadar.

Tamara membangunkan sang anak dengan cara menggigit dan memukulnya. Hal itu meninggalkan bekas lebam di tangan Dante.

"Aku gigitin semuanya. Waktu Dante udah di IGD aku gigitin semuanya, sebadan aku cubit semua buat ada respons. Itu niat aku, aku pukulin semuanya pokoknya mau bangunin Dante niatnya," ujar Tamara Tyasmara, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Selasa (6/2/2024). Dikutip dari Kompas.com

Tamara mengatakan, anaknya itu sebenarnya sudah bisa renang karena les renang sejak bayi.

Sehingga ia sangat syok ketika tahu sang anak diduga tenggelam hingga akhirnya meninggal dunia.

"Dante les berenang dari bayi. Cuma kita enggak tahu fisiknya seperti apa kemarin makanya kita serahkan lagi ke pihak kepolisian untuk periksa semuanya," kata Tamara.

Tamara Tyasmara dalam pengakuannya yang mengantarkan Dante ke kolam renang sebelum dirinya pergi ke lokasi syuting untuk bekerja.

Bahkan di mobil ia sempat menyuapi putranya itu dan mewanti-wanti Dante untuk jangan masuk dulu ke kolam renang sebelum dia datang.

"Dante itu renang sama satu orang dewasa sama satu anak lainnya dan ini bukan kali pertama dia renang, jadi aku sebagai orang tua percaya," kata Tamara, dikutip dari YouTube Sambel Lalap, Selasa (30/1/2024).

Kendati begitu, Tamara kini menyerahkan kasus meninggalnya sang anak ke pihak kepolisian untuk diselidiki penyebabnya.

Nasib kekasih Tamara Tyasmara yang menemani sang anak ke kolam renang hingga tewas, kini sudah meminta maaf padanya, polisi curigai tindak pidana
Nasib kekasih Tamara Tyasmara yang menemani sang anak ke kolam renang hingga tewas, kini sudah meminta maaf padanya, polisi curigai tindak pidana (ig/anggerdimas)

Polisi Terapkan Pasal Kelalaian

Pihak kepolisian terapkan pasal kelalaian kasus kematian anak Tamara Tyasmara dan mantan suaminya, Angger Dimas.

Seperti diketahui, Raden Andante Khalif Pramudityo alias Dante meninggal dunia karena tenggelam di kolam renang di kawasan Jakarta Timur, Sabtu (27/1/2024).

Polisi ekshumasi jenazah putra semata watang Tamara Tyasmara di TPU Jeruk Purut, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (6/2/2024).

Adapun proses ekshumasi autopsi anak Tamara Tyasmara dan Angger Dimas dilakukan penyidik Polda Metro Jaya untuk mengungkap penyebab kematian Dante.

Terbaru, pihak polisi menyebut kasus kematian Dante merupakan model A.

Seperti diketahui, laporan model A, merupakan aduan yang dibuat polisi, yang mengetahui, mengalami, atau menemukan langsung peristiwa yang terjadi yang dialami anak artis Tamara Tyasmara.

"Kita laporan polisi model A yang dibuat anggota karena menerima laporan dari masyarakat," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, terkait kematian anak artis Tamara Tyasmara, Selasa (6/2/2024). Dikutip dari TribunBekasi.com

Dalam laporan model A tersebut, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Rovan Richard Mahenu menjelaskan, pihaknya akan menerapkan pasal 359 terkait kelalaian yang menyebabkan kematian terhadap seseorang.

Adapun ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun.

"(Laporan model A) Iya itu merupakan respon cepat dari kepolisian melihat situasi peristiwa. Pasal yang dilaporkan 359 KUHP," ujar Rovan saat dikonfirmasi.

Meski begitu, Rovan menuturkan terlapor dalam perkara tewasnya Dante, masih dalam proses penyelidikan.

"Dan terlapor dalam lidik," jelasnya.

 

 

 

Baca berita lainnya di google news

ikuti dan bergabung di saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved