Berita Viral
Kronologi Anak Anggota Polisi Tawuran Tangan Berujung Putus Ditebas Celurit,Berawal Aksi Saling Ejek
Kronologi anak anggota polisi tawuran hingga tangan putus, berawal aksi saling ejek.
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Slamet Teguh
TRIBUNSUMSEL.COM - Kronologi anak anggota polisi tawuran hingga tangan putus, berawal aksi saling ejek.
Seperti diketahui, anak anggota polisi yang berinisial DSS ini terlibat dalam aksi tawuran bersama puluhan remaja di bawah flyover Pasar Rebo, Minggu (28/1/2024) sekitar pukul 04.30 WIB dini hari.
Aksi tersebut melibatkan kelompok bernama Enjoy Rebo dan Bhozonk.
Sementara korban termasuk dalam salah satu dari dua kelompok remaja yang tawuran.
Masing-masing kelompok membawa senjata tajam berupa celurit.
Meski ada lawan yang terjatuh, para remaja ini bukannya berhenti, namun justru menyerang korban hingga mengalami luka berat.
Aksi tawuran ini kemudian berhenti setelah beberapa anggota mereka memutuskan melerai kejadian.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly menyebut motif di balik tawuran bermula dari saling ejek.
Sementara senjata tajam mereka peroleh dari pasar daring sekitar Rp 300 ribu. Salah satunya celurit sepanjang 1,2 meter.
Akibat aksi tawuran itu, DSS yang merupakan anak anggota polisi ini menjadi korban hingga tangannya putus.
Tak hanya tangan, kaki kiri DSS juga nyaris putus akibat tawuran tersebut.
Baca juga: Sosok DSS Anak Anggota Polisi Ikut Tawuran Berujung Tangan Putus, Dikenal Pendiam Oleh Tetangga
Pelaku Ditangkap
Kini, empat remaja yang diduga terlibat tawuran itu ditangkap, mereka berstatus anak berhadapan dengan hukum (ABH).
Mereka adalah AM (17), AP (16), RA (15), dan P (16).
Mereka berasal dari kelompok Enjoy Rebo. Mereka dijerat Pasal 76c juncto Pasal 80 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI Nomor 23 tentang perlindungan anak, dan/atau Pasal 170 KUHP, dan/atau Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama sembilan tahun.
| Buntut Tendangan Kungfu, Fadly Alberto Resmi Dilarang Bermain Bola Selama 3 Tahun oleh Komdis PSSI |
|
|---|
| Jeni Rahmadial Putri Indonesia Riau 2024 Tersangka Malapraktik Klinik Ditangkap, Gelarnya Dicabut |
|
|---|
| Sosok Slamet Suradio Masinis Tragedi Bintaro 1987, Viral Lagi di Tengah Kecelakaan Kereta di Bekasi |
|
|---|
| Nasib 15 Orang Jadi Korban Malpraktik Mantan Finalis Putri Indonesia, Ada yang Sampai Luka Bernanah |
|
|---|
| Profil Jeni Rahmadial Fitri, Finalis Puteri Indonesia 2024 Asal Riau Diduga Terjerat Malapraktik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Kronologi-anak-anggota-polisi-tawuran-hingga-tangan-putus-berawal-dari-aksi-saling-ejek.jpg)