Berita Viral
Sibuk Mengemis, Baliah 'A Kasihan A' Disebut Tak Pernah Rawat Anaknya : Cuma Dikasih Jajan
Terkuak fakta pilu yang dilakukan Baliah pengemis A kasian A tak pernah merawat anaknya, ternyata lebih sering bekerja untuk kasih uang jajan..
Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Weni Wahyuny
"Gantiin baju (anak), mandiin, buat sekolah (Fitri)," kata mertua Baldiah.
"Siapa yang melakukan itu?" tanya Faisal Soh.
"Bapak sama ibu (mertua Baldiah)," ujar mertua Baldiah.
Namun diakui sang mertua, Baldiah mengemis guna memberikan jajan ke anak tunggalnya.
Sementara suami Baldiah, Ropik selama ini hanya bekerja sebagai buruh suruhan dengan gaji tak seberapa.
Diungkap mertua Baldiah, Ropik sejak kecil memang sudah mengalami keterbatasan.
"Ropik ini kena penyakit waktu umur 2 tahun, waktu bayi sampai umur 10 tahun. Jadi dia panas step," kata mertua Baldiah.
Baca juga: Alasan Siswi SMK di Maneje Menang Lomba Rp 10 Juta Tapi Diberi Rp 350 Ribu, Terinci Banyak Kebutuhan
Baca juga: Klarifikasi Renata Fadhea Wanita Datangi Pernikahan Suami Saat Usia 9 Tahun, Bantah Jadi Pelakor
Karenanya, mertua Baldiah pun membantah dengan tegas isu Ropik melakukan KDRT kepada istrinya.
Diungkap mertua Baldiah, anaknya selama ini tidak pernah kasar kepada orang.
Adapun aksi memukul dan melempar barang serta mencolek adalah cara Ropik berkomunikasi dengan orang lain karena keterbatasan yang ia miliki.
"Memang ini (Ropik) karakternya gini, kalau ketemu sama orang udah kenal gini (mukul), perempuannya (Baldiah) enggak ngerti," kata kakak Ropik.
"Oh salah tangkap," imbuh Faisal Soh.
"Kalau pulang dari masjid, biasanya mau salaman, tahu-tahu gitu (ditepuk tangan orang)," pungkas kakak Ropik.
"Oh jadi enggak bisa bicara jadi gitu sama orang. Misal kalau dipanggil enggak nengok, dia (Ropik) lempar batu gitu, jadi susah (berkomunikasi)," jelas Faisal Soh.
Baliah Tepis Isu di KDRT Suami
Disisi lain, Baliah kini menepis isu sering di KDRT suaminya.
Berita viral
Baliah Pengemis A Kasian A
A Kasihan A
Baliah Pengemis di Bogor
Baliah Pengemis
Baliah
Tribunsumsel.com
| Jeni Rahmadial Putri Indonesia Riau 2024 Tersangka Malapraktik Klinik Ditangkap, Gelarnya Dicabut |
|
|---|
| Sosok Slamet Suradio Masinis Tragedi Bintaro 1987, Viral Lagi di Tengah Kecelakaan Kereta di Bekasi |
|
|---|
| Nasib 15 Orang Jadi Korban Malpraktik Mantan Finalis Putri Indonesia, Ada yang Sampai Luka Bernanah |
|
|---|
| Profil Jeni Rahmadial Fitri, Finalis Puteri Indonesia 2024 Asal Riau Diduga Terjerat Malapraktik |
|
|---|
| Sosok Rafid Ihsan Lubis, Pemilik Daycare Little Aresha Jogja yang Jadi Tersangka Kekerasan Anak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Fakta-Baliah-Pengemis-A-Kasian-A-Tak-Pernah-Rawat-Anaknya-Lebih-Sering-Bekerja.jpg)