Berita Palembang

Progres Jalan Tol Kapal Betung Paling Tinggi Capai 76 Persen, Akhir 2024 Bisa Dilintasi

Progres jalan tol Kapal Betung paling tinggi mencapai 76,14 persen di Seksi 3 segmen Musilandas-Betung (44,29 Km).

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/REIGAN
Progres jalan tol Kapal Betung tertinggi mencapai 76,14 persen di Seksi 3 segmen Musilandas-Betung (44,29 Km). Terlihat antrean kendaraan di pintu tol Keramasan ruas Jalan Tol Palembang-Lampung, Selasa (26/12/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Progres jalan tol Kayu Agung-Palembang-Betung (Kapal Betung) paling tinggi mencapai 76,14 persen di Seksi 3 segmen Musilandas - Betung (44,29 Km).

Ditargetkan akhir tahun 2024 mendatang pembangunan jalan tol secara keseluruhan seluruh seksi selesai dan bisa dilintasi kendaraan.

Semula direncanakan jalan Tol Kapal Betung tahap II ruas Kramasan - Musilindas - Betung bisa dilintasi pada libur Natal dan pergantian Tahun Baru 2024, namun ternyata urung.

Sejauh ini progres konstruksi secara keseluruhan Seksi 2B Kramasan-Musilindas 24,90 km dan Seksi 3 Musilindas-Betung 44,29 km.

Tim Corsec (Sekretaris Perusahaan Waskita Sriwijaya) Tol Kapalbetung, Sabdo Haris Mukti menjelaskan, bahwa sementara ini konstruksi Jalan Tol Kapal Betung adalah pada segmen SS Sungai Rengas (Sta 63+000) sampai SS Pangkalan Balai (Sta 96+000) sepanjang 33 km.

Sedangkan, untuk progres konstruksi ruas Kramasan-Betung Seksi 2b segmen Kramasan-Musilandas (24,90 Km) sudah mencapai 55,86 persen.

Sementara, kontruksi Seksi 3 segmen Musilandas - Betung (44,29 Km) masih berada di persentase 76,14 persen

"Untuk saat ini kita fokus percepatan konstruksi, kendala utama di pendanaan, sehingga saat ini belum bisa dioperasikan atau difungsionalkan. Target 100 persen dan bisa dioperasikan kira-kira di kuartal 4 2024," ungkap Hari, Selasa (26/12/2023).

Meskipun demikian, lanjut dia, situasi pelayanan lalulintas dan transaksi di pintu Tol Kramasaan saat nataru ini terkendali dan ramai lancar serta kondusif.

"Alhamdulillah, hingga kini tidak ada kemacetan, hanya di saat-saat tertentu ada antrian 2 sampai 3 kendaraan akibat kurang saldo uang elektronik," katanya.

"Prediksi kami sepanjang Nataru ini tidak ada kemacetan di jalan tol, karena kapasitas jalan tol dan gerbang tol masih sangat mencukupi untuk menampung volume lalin Nataru ini," tambahnya.

Dijelaskan, di momen libur Nataru dan pergantian tahun 2024 ini ada peningkatan lalin sekitar 45 persen dari jumlah lalin harian normal.

Tercatat sejak tanggal 15 Desember hingga 25 Desember ini sudah melintas 134.986 kendaraan atau rata2 12.271 kendaraan per hari, 72 persen didominasi kendaraan pribadi (gol 1).

Puncak lalin pertama sudah terjadi di tanggal 23 Desember kemarin dengan jumlah lalin yang melintas 16.833 kendaraan.

"Puncak lalin berikutnya kami prediksi akan terjadi 2 kali yaitu tanggal 1 Januari 2024 dengan lalin yang melintas sebesar 13.790 perhari." Ujarnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved