Gunung Marapi Erupsi

Sosok Frengki Candra Kusuma Korban Erupsi Gunung Marapi Viral Jenazah Aroma Harum, Baru Mau Wisuda

Inilah sosok Frengki Candra Kusuma mahasiswa universitas negeri padang (UNP) jadi korban tewas akibat erupsi Gunung Marapi, Minggu (3/12/2023).Naman

Editor: Moch Krisna
Kolase/Tiktok octarival26
Sosok Frengki Candra Kusuma Korban Erupsi Gunung Marapi Viral Jenazah Disebut Mengeluarkan Aroma Harum 

Bahkan di postingan akun tiktok lainnya @Octarivol26, disebutkan jika Frengki saat kejadian sempat melindungi ibu Novita ikut tewas dalam erupsi gunung Marapi.

"Frengky dan Zikri Saya Dapat Cerita dari Seorang Relawan, Frengki dan Zikri ikut Melindungi Ibu Novita Membantau Whalul," tulis akun tersebut.

Sementara itu, Berdasarkan informasi yang beredar, jika jenazah Frengki sudah dipulangkan ke kampung halamannya di Abai Kecamatan Sangir Batang Hari.

Adapun Frengki Candra Kusuma sudah dimakamkan pada Rabu 6 Desember 2023 lalu

23 Orang Meninggal Dunia

Sebelumnya, proses pencarian dan evakuasi korban erupsi Gunung Marapi dihentikan dikarenakan semua korban sudah ditemukan, Kamis (7/12/2023).

Gunung Marapi di Sumatera Barat ini mengalami erupsi pada Minggu (3/12/2023).

Akibat kejadian tersebut membuat sebanyak 75 pendaki terjebak di atas gunung.

Setelah dilakukan proses evakuasi dan penyelamatan, sebanyak 52 pendaki selamat dan 23 orang meninggal dunia.

Proses penutupan operasi pencarian dan pertolongan ini dilakukan pada Rabu (6/12/2023) malam.

Pantauan pada pagi hari ini Gunung Marapi masih mengalami erupsi, sehingga mengeluarkan abu vulkanik.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Abdul Malik mengatakan, operasi SAR erupsi Gunung Marapi resmi ditutup.

sahabat Siska Afrina, Anisa yang tak henti-hentinya meraung menangisi kepegian korban erupsi gunung Marapi saat jasadnya tiba di Rumah Sakit Ahmad Mochtar Bukittinggi.
sahabat Siska Afrina, Anisa yang tak henti-hentinya meraung menangisi kepegian korban erupsi gunung Marapi saat jasadnya tiba di Rumah Sakit Ahmad Mochtar Bukittinggi. (TribunPadang.com/Wahyu Bahar/instagram)

"Iya, operasi penyelamatan dan pencarian korban erupsi Gunung Marapi telah ditutup," kata Abdul Malik.

Ia mengatakan, semua korban dari daftar nama yang ada di data BKSDA sudah berhasil ditemukan.

Wakapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol Edi Mardianto yang ketika itu memimpin penutupan mengatakan, penghentian proses evakuasi didasari dengan telah ditemukannya korban terakhir sesuai data pendaki yang tercatat pada pos BKSDA.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved