Berita Pagaralam

Pagaralam Diterjang Angin Puting Beliung, 4 Rumah Warga di Desa Pagardin Pagar Wangi Rusak

Pagaralam diterjang angin puting beliung, empat rumah warga di Desa Pagardin Kelurahan Pagar Wangi Kecamagan Dempo Utara Kota Pagar Alam rusak.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/WAWAN SEPTIAWAN
Pagaralam diterjang angin puting beliung, empat rumah warga di Desa Pagardin Kelurahan Pagar Wangi Kecamagan Dempo Utara Kota Pagar Alam rusak, Kamis (16/11/2023). 

TRIBUNSUMSEL, PAGAR ALAM - Pagaralam diterjang angin puting beliung, empat rumah warga di Desa Pagardin Kelurahan Pagar Wangi Kecamagan Dempo Utara Kota Pagar Alam rusak.

Bencana angin puting beliung yang terjadi Kamis (16/11/2023) sekira pukul 14.00 WIB tersebut sempat menghebohkan warga sekitar.

Angin tersebut tiba-tiba datang dan menerbangkan sejumlah atap rumah warga.

Akibat bencana tersebut rumah milik Dayat (50) atap rumah lepas 3 lokal depan dan samping belakang.

Kemudian rumah milik Pardi (50) atap bagian dapur rumah lepas.

Pak Mukri (70) pondok miliknya roboh dan rumah milik Migo (33) atap rumah lepas dan senagian dinding batu bata lepas.

Kepala BPBD Kota Pagar Alam Jon Hasman didampingi Kabid Tangap Bencana Anjas mengatakan jika bencana Puting Beliung tersebut sempat membuat warga heboh karena anginnya sangat kencang.

"Angin Puting Beliung tersebut merusak sejumlah rumah, namun tidak ada yang rusak parah. Ada satu rumah atau pondok yang roboh," ujarnya.

Baca juga: Terungkap Motif Doni Bunuh Nenek Ayuning, Pelaku Pengantin Baru Sering Dimarahi Istri

Dikatakan Anjas jika akibat bencana tersebut kerugian ditafsir puluhan juta.

Saat ini pihak BPBD masih melakukan pendataan apakah ada rumah warga lainnya yang rusak akibat diterjang angin puting beliung tersebut.

Sementara itu Pinter (38) warga Desa Pagardin mengatakan, selain merusak rumah warga angin Puting Beliung tersebut juga merobohkan tenda hajatan warga.

Akibatnya warga sempat berlarian keluar tenda karena takut atap tenda terbang.

"Pantauan kami tadi warga sempat berlarian menyelamatkan diri karena angin Puting Beliung merobohkan tanda hajatan warga. Bahkan karena angin tersebut terjadi dijalur lalulintas membuat banyak pengendara yang putar arah karena takut terkena dampak dari gulungan angin tersebut," katanya. (sripoku/wawan septiawan)

Baca berita lainnya langsung dari google news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved