Seputar Islam
Naskah Khutbah Jumat Bertema Hari Pahlawan 10 November 2023 Penuh Khidmat Tingkatkan Jiwa Nasionalis
Berikut ini adalah isi naskah khutbah Jumat bertemakan Hari Pahlawan Nasional 10 November 2023 penuh khidmat dan bangkitkan jiwa nasionalisme yang bis
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Novaldi Hibaturrahman
Dari perjuangan para pahlawan ini, terkandung nilai-nilai yang mesti kita lestarikan dan amalkan dalam kehidupan. Nilai-nilai yang harus menjiwai diri kita dalam mengisi dan mempertahankan kemerdekaan, nilai-nilai yang menjadi pondasi dalam mengukir amal shaleh sebagai hamba Allah ﷻ yang diberi nikmat kemerdekaan.
Sungguh, jika kita mampu meneladani para mujahid fi sabilillah ini kita akan meraih kebaikan di dunia dan akhirat. Nilai pertama dari perjuangan mereka adalah istiqamah dalam kebaikan.
Sikap istiqamah menjadi landasan utama yang dilalui oleh para pejuang yang rela mengorbankan harta dan jiwanya. Mereka tidak tergiur oleh tawaran dan negoisasi yang sarat kepentingan pihak musuh.
Mereka tidak silau dengan iming-iming para penjajah berupa harta dan materi sebagai ganti dari mengangkat senjata.
Sikap istiqamah ini telah diamanatkan oleh Allah ﷻ melalui Rasul ﷺ dalam firman-Nya :
فَٱسْتَقِمْ كَمَآ أُمِرْتَ وَمَن تَابَ مَعَكَ وَلَا تَطْغَوْا۟ ۚ إِنَّهُۥ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
“Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS: Huud : 112).
Sikap istiqamah ini harus mewarnai perjalanan spiritual kita. Istiqamah harus kita tanamkan di dalam ibadah, syariah, akhlak, ilmu, dan perjuangan di jalan Allah ﷻ.
Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah
Warisan kedua, yang harus kita rawat dari perjuangan para pahlawan adalah memiliki sifat berani dalam membela kebenaran, berani dalam mempertahankan kebenaran, dan berani dalam menghadapi berbagai rintangan serta hambatan.
Perbedaan yang sangat jauh antara jumlah dan kualitas persenjataan yang dimiliki oleh pihak musuh dengan para pejuang, tentu menjadi tantangan tersendiri.
Namun tidak berarti mengendurkan semangat apalagi merontokkan keberanian mereka dalam memerangi para penjajah.
Bermodalkan senjata bambu runcing dan persenjataan lainnya, para mujahid ini pantang menyerah dalam berjuang. Mereka memandang menang dan kalah dalam sebuah perjuangan adalah hak Allah ﷻ yang memutuskannya.
Tugas kita hanya berjuang. Selebihnya kita serahkan hasil perjuangan dalam keputusan Allah ﷻ.
Hal inilah yang menimbulkan semangat tak gentar. Para pejuang tetap lantang menantang musuh yang datang dengan fasilitas persenjataan yang dimiliki.
Doa dan Zikir Jumat Pagi, Lengkap Tulisan Arab, Latin Serta Terjemahannya |
![]() |
---|
Doa Nabi Ibrahim Setelah Membangun Ka'bah, Cocok Untuk Berangkat Haji dan Umroh, Arab Latin dan Arti |
![]() |
---|
Teks Khutbah Jumat Bahasa Sunda 29 Agustus 2025, Tema Maulid Nabi Muhammad |
![]() |
---|
Doa Sebelum dan Sesudah Baca Yasin untuk Orang Meninggal Teks Arab, Latin dan Artinya |
![]() |
---|
Doa Yasin untuk Orang Meninggal, Ini Susunan dan Tata Caranya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.