Bocah 12 Tahun Bunuh Teman SMP di Garut

Bocah 12 Tahun di Garut Bunuh Teman Sekolah Gegara Wajah Kena Bola Voli, "Cutter" jadi Senjata

Seorang siswa SMP asal Garut, Jawa Barat ditemukan tewas usai dinyatakan hilang selama sepekan oleh keluarganya.

|
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Weni Wahyuny
TribunJabar.id/Dok - Polsek Cibiuk
Seorang siswa SMP asal Garut, Jawa Barat ditemukan tewas usai dinyatakan hilang selama sepekan oleh keluarganya. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Seorang siswa SMP asal Garut, Jawa Barat ditemukan tewas usai dinyatakan hilang selama sepekan oleh keluarganya.

Siswa kelas 1 SMP ini dia dilaporkan hilang sejak akhir Oktober 2023.

Sang pelaku, pada kenyataannya, adalah teman sekolahnya sendiri.

Siswa SMP ini ditemukan tewas membusuk di pinggiran Sungai Cimanuk, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (3/11/2023).

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, Kapolres Garut, AKBP Rohman Yonky mengatakan, AG, merupakan korban pembunuhan yang diduga dilakukan oleh temannya yang berusia 12 tahun.

Hal ini berdasarkan hasil autopsi, jika bocah 13 tahun itu tewas karena luka sayatan di leher.

Anggota TNI-Polri saat hendak mengevakuasi bocah korban perampasan nyawa yang ditemukan di Sungai Cimanuk kawasan Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (3/11/2023).
Anggota TNI-Polri saat hendak mengevakuasi bocah korban perampasan nyawa yang ditemukan di Sungai Cimanuk kawasan Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (3/11/2023). (Istimewa/ Dok - Polsek Cibiuk)

Kasat Reskrim Polres Garut, Polda Jabar, AKP Ari Rinaldo mengatakan, bocah SMP tersebut sebelumnya sempat bermain voli bersama tersangka.

Saat bermain voli, korban mengenai wajah pelaku sebanyak tiga kali.

"Ada rentetan (peristiwa) tadi mulai dari main voli yang bolanya mengenai muka anak yang berhadapan dengan hukum sebanyak tiga kali," ujarnya kepada awak media di Mapolres Garut, Senin (6/11/2023). Dikutip dari TribunJabar.id

Baca juga: Curhat Pilu Ayah Tegar usai Sang Pemain U-13 Meninggal Tersambar Petir : Saya Menyaksikan Sendiri

Ia menuturkan, akibat kejadian tersebut tersangka merasa sakit hati kemudian menaruh dendam kepada korban.

Setelah bermain voli, mereka kemudian menyimpan bola voli ke rumah, setelah itu korban kemudian berenang di Sungai Cimanuk bersama tersangka.

"Terus anak ini membawa cutter panjang sekirat 10 cm dan menemani mandi bareng," ungkapnya.

Jajaran kepolisian Polres Garut, Polda Jabar menggelar ekspose kasus perampasan nyawa seorang bocah di Garut yang tewas dianiaya oleh temannya sendiri, Senin (6/11/2023).
Jajaran kepolisian Polres Garut, Polda Jabar menggelar ekspose kasus perampasan nyawa seorang bocah di Garut yang tewas dianiaya oleh temannya sendiri, Senin (6/11/2023). (Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari)

Setelah berenang, korban kemudian menepi ke pinggir sungai sembari memegangi batu.

Di saat korban beristirahat, tersangka diketahui melancarkan aksinya dengan langsung menyayatkan cutter ke leher dan tangan korban.

"Kemudian korban dianiaya dengan cara disayat di leher dan tangan," terangnya.

Baca juga: Sosok Tegar Dwi Prasetya Meninggal Tersambar Petir Saat Bertanding di Piala Soeratin, Pemain U-13

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved