Berita Lubuklinggau

Atap Rumah Terbang Disapu Angin Puting Beliung di Lubuklinggau, Megawati Lari Sambil Peluk Anak

Megawati saksikan atap rumahnya terbang disapu angin puting beliung di Kelurahan Muara Enim Kota Lubuklinggau, ketakutan berlari sambil peluk anak.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/EKO HEPRONIS
Megawati saat memandangi atap rumahnya rusak parah diterjang angin puting beliung, Senin (6/11/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU - Megawati saksikan atap rumahnya terbang disapu angin puting beliung.

Ketika peristiwa itu terjadi warga RT 08 Kelurahan Muara Enim Kota Lubuklinggau ini sempat ketakutan dan memeluk anaknya di dapur.

Akibat peristiwa itu pun Megawati terpaksa harus mengungsi ketempat saudaranya.

Karena atap rumahnya rusak parah dan belum bisa di tempati sama sekali.

Peristiwa angin puting beliung ini terjadi Minggu (5/11/2023) kemarin saat menjelang maghrib.

Megawati menceritakan kejadiannya begitu cepat, saat itu ia dan anaknya tengah duduk dalam rumah menunggu anak pertamanya pulang bekerja.

"Tiba-tiba datang angin atap langsung terbang, saya dengan anak langsung lari ke dapur (WC)," ungkap Megawati saat bercerita dengan Tribunsumsel.com, Senin (6/11/2023).

Baca juga: Kepsek SMP 1 Martapura OKU Timur Raih Penghargaan Inovatif Terbaik 2023 dari Kemendikbud Ristek

Pasca kejadian Megawati mengaku sempat tak bisa jalan, karena kedua kakinya terasa lemas ia keluar rumah terpaksa di papah oleh tetangganya.

"Saking takutnya, keluar rumah digandeng keluarga dan tidak lama atap rumah satunya juga ikut terbang," ujarnya.

Rumah Megawati merupakan satu-satunya rumah yang terkena angin puting beliung, secara bangunan rumah semi permanen itu masih dalam tahap pembangunan.

"Rumah kami ini baru lima bulan selesai, tapi karena kekurangan dana dibangun alakadarnya," ungkapnya.

Megawati sangat merasa terpukul dengan adanya kejadian ini, pasalnya baru sepekan lalu rumahnya di bobol maling.

"Baru minggu kemarin kami dapat musibah, rumah kami dibobol maling, motor dan tiga handphone hilang," ujarnya.

Sementara, Kasi Jaminan Sosial Keluarga Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Lubuklinggau yang juga Koordinator Tagana, Novi mengimbau di musim peralihan saat ini dari kemarau ke penghujan, tak hanya bencana banjir dan tanah longsor yang mengintai.

Adapun daerah rawan bencana puting beliung yakni Eka Marga, Karang Ketuan, Taba Pingin, Simpang Periuk, Ulak Lebar, Tapak Lebar, Pelita Jaya dan Sukajadi. Sebab tambahnya lagi.

"Karena daerah ini memiliki wilayah yang terbuka," ungkapnya. 

Baca berita lainnya langsung dari google news

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved