Berita Palembang
ISPU 210 Kondisi Udara Palembang Sangat Tidak Sehat, Masuk Musim Peralihan
ISPU Palembang berada di angka 210 artinya kondisi udara di Palembang masih sangat tidak sehat. Sedangkan saat ini masuk musim peralihan.
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Palembang untuk update per tanggal 27 Oktober 2023 pukul 15.00 WIB berada di angka 210 atau artinya kondisi udara di Palembang masih berada di kategori sangat tidak sehat.
Meski Palembang diguyur hujan deras beberapa hari terakhir, tetapi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih terjadi di Sumsel.
Kondisi ini menimbulkan kecemasan bagi masyarakat khususnya di Kota Palembang.
Bahkan udara sudah bercampur dengan asap karhutla sudah memasuki rumah saat pagi hari.
Warga yang beraktivitas pada pagi hari merasa resah dengan bau asap yang kerap masuk ruangan rumah.
Baca juga: Kena Tembak di Dada juga Tangan dan Kaki, Korban Penembakan di Lorong Lama Laut Belum Sadarkan Diri
Dirinya juga khawatir dengan kembalinya bau asap di Palembang, akan berdampak luasnya kasus ISPA di Palembang
"Kabut asapnya sangat tebal, untuk berkendara memang harus hati-hati. Apalagi, pada pagi hari rumah harus tetap ditutup agar udara tak tercemar," katanya, Jumat (27/10/2023).
Sementara, Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Stasiun Meteorologi SMB II Palembang Sinta Slamet Andayani menjelaskan bahwa saat ini sedang memasuki musim pancaroba, sehingga masyarakat diharapkan waspada potensi adanya potensi angin kencang, hujan deras
Namun demikian, perlu diwaspadai jika hujan disertai angin kencang, lantaran sedikit berbahaya untuk aktivitas pelayaran.
"Potensi kilat disertai petir juga berpotensi terjadi tak hanya didarat maupun daerah perairan. Jadi, hujan lebat dan angin kencang meski cuaca secara umum baik." Ungkap Sinta.
Musim peralihan cuaca ekstrim dengan potensi hujan lebat, warga diminta waspada sampai dengan awal Bulan November atau memasuki musim penghujan.
Selain itu, wilayah di Sumsel yang dikelilingi sungai besar, seperti Sungai Musi, Komering hingga Lematang diharap tetap waspada akan potensi tersebut.
"Kita mengimbau masyarakat waspada banjir dan genangan. Tingkatkan kewaspadaan longsor serta banjir bandang" ujarnya.
Kondisi sekarang, lanjut dia, hujan terjadi kisaran ringan sedang disertai lebat.
Namun begitu, meski pancaroba hujannya jarang dan tak merata, hanya saja jika muncul hujan sering diiringi muncul angin kencang dan potensi puting beliung.
"Jadi, aktivitas perairan bisa potensi membuat nahkoda atau awak kapal berbahaya karena di air rentan untuk sambaran kilat atau petir," katanya. (sripoku/reigan rangga)
Baca berita lainnya langsung dari google news
Berita Palembang Hari Ini
Kondisi Udara Palembang
Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU)
Tribunsumsel.com
Kerajinan Sulam Angkinan di Kampung Sunan, Pertahankan 15 Motif dan Tradisi Pakaian Adat Palembang |
![]() |
---|
Surati Presiden Prabowo, IKA KAMSRI Minta Pertimbangan Hukum untuk H Halim |
![]() |
---|
Kecelakaan Maut di Palembang, Wanita Muda Tewas Usai Tabrak Truk di Depannya, Baru Pulang Kerja |
![]() |
---|
Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 pada Anak, DSA Sebut Pentingnya Pola Hidup Sehat Sejak Dini |
![]() |
---|
Pemprov Sumsel Pastikan Rombak Manajemen Sejumlah BUMD, DPRD Dorong Profesionalitas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.