Arti Bahasa Asing

Arti Santri Adalah,Ternyata Berasal dari Bahasa Sangsekerta, Arab dan Inggris, Berikut Penjelasannya

Kata santri terdiri dari empat huruf yakni sin, nun, ta’, dan ro’. Huruf-huruf itu masing-masing mengandung makna tersendiri

Tayang:
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
Grafis MG Tribunsumsel.com/Dimas/Rafli
Arti Santri Adalah, Ternyata Berasal dari Bahasa Sangsekerta, Arab dan Inggris Berikut Penjelasannya 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Arti Santri Adalah, Ternyata Berasal dari Bahasa Sangsekerta, Arab dan Inggris Berikut Penjelasannya.


Kata santri sangat populer dan memasyarakat di Indonesia. Apa sebenarnya arti kata santri dan asal usul kata santri? Berikut penjelasannya yang tribunsumsel himpun dari berbagai sumber.

Menurut bahasa, istilah santri berasal dari bahasa Sanskerta, "shastri" yang memiliki akar kata yang sama dengan kata sastra yang berarti : kitab suci, agama dan pengetahuan.

Santri secara umum adalah sebutan bagi seseorang yang mengikuti pendidikan agama Islam di pesantren. Santri biasanya menetap di tempat tersebut hingga pendidikannya selesai.

Dikutip dari buku Kebudayaan Islam di Jawa Timur: Kajian Beberapa Unsur Budaya Masa Peralihan (2001) karya M. Habib Mustopo, mengatakan kata santri berasal dari bahasa Sansekerta yakni sastri yang artinya : melek huruf atau bisa membaca.

Versi ini serupa dengan pendapat C.Cberg yang menyebut istilah santri berasal dari kata shastri yang dalam bahasa India berarti orang yang mempelajari kitab-kitab suci.

Istilah santri bisa pula dimaknai dengan arti ‘jagalah tiga hal’, sebagaimana yang tertulis di buku Sejarah Pergerakan Nasional (2015) karya Fajriudin Muttaqin dan kawan-kawan, yaitu menjaga ketaatan kepada Allah, menjaga ketaatan kepada Rasul-Nya, dan menjaga hubungan dengan para pemimpin.

Versi lainnya

Santri merupakan singkatan dari huruf-huruf Arab.

Dikutip dari laman nu online, Dari bahasa Arab, asal usul istilah santri juga memiliki versi. Kata santri terdiri dari empat huruf yakni sin, nun, ta’, dan ro’. Huruf-huruf itu masing-masing mengandung makna tersendiri yang harus tercermin pada seorang santri, semikian dikutip dari buku Kiai Juga Manusia: Mengurai Plus Minus Pesantren (2009).

Menurut KH Abdullah Dimyati, ulama asal Pandeglang, Banten, huruf sin merujuk pada santrul al ‘awroh atau menutup aurat; huruf nun berasal dari istilah na’ibul ulama yang berarti "wakil dari ulama"; huruf ta’ dari tarkul al ma’ashi atau "meninggalkan kemaksiatan"; serta huruf ‘ro dari ra’isul ummah alias "pemimpin umat".

Almarhum KH M.A. Sahal Mahfudz, Rais Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 1999-2014, berpandangan kata santri berasal dari bahasa Arab yakni santaro yang berarti menutup. Artinya menutup diri dari hiruk pikuk dunia untuk fokus menuntut ilmu.


Menurut KH. Saifuddin Zuhri. "Menurut beliau, kata santri berasal dari bahasa Inggris sun dan three, artinya tiga cahaya. Hal ini karena santri itu suci dalam tiga hal, yaitu akidah, syariat, dan akhlak."

Sebutan santri terus melekat dalam kehidupan sehari hari masyarakat Indonesia. Digunakan untuk menyebut orang-orang yang sedang atau pernah memperdalam ilmu agama di pondok pesantren atau di luar pondok pesantren.

Itulah arti santri adalah, ternyata berasal dari Bahasa Sangsekerta, Arab dan Inggris berikut penjelasannya.

Baca juga: 20 Ide Pantun Hari Santri Nasional 2023, Lucu dan Menarik untuk Caption di Medsos

Baca juga: Arti Allahumma Inni Audzubika Min Syaithanii Was wasati Khanazab, Doa untuk Hilangkan Rasa Was-was

Baca juga: 20 Contoh Ucapan Hari Santri Nasional 2023 dalam Bahasa Inggris, Penuh Makna dan Menyentuh Hati

Baca juga: Lirik Mars Hari Santri Nasional 22 Oktober 2023, Hari Santri Bukti Cinta pada Negeri

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved