Berita Palembang

Shalat Istisqa di Masjid Agung Palembang, Jemaah Diingatkan Bersedekah dan Berzakat

Shalat Istisqa diadakan di Masjid Agung Palembang atau Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo diikuti ratusan jemaah.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/REIGAN RANGGA
Shalat Istisqa diadakan di Masjid Agung Palembang atau Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo diikuti ratusan jemaah, Kamis (12/10/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Shalat Istisqa diadakan di Masjid Agung Palembang atau Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo diikuti ratusan jemaah, Kamis (12/10/2023).

Dalam khutbahnya Imam Masjid Ki Drs H Syarifuddin Yacub mengingatkan agar jemaah bersedekah dan berzakat.

Shalat istisqa yang diadakan Pengurus Yayasan Masjid Agung Palembang atau Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo untuk meminta pada Tuhan Yang Maha Esa agar diturunkan hujan.

Rangkaian Shalat Istisqa yang digelar dilapangan Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo ini diawali khutbah sekaligus Imam masjid, Ki Drs H Syarifuddin Yacub yang kemudian dilanjutkan dua rakaat dengan masing-masing tujuh dan lima kali takbir.

Ki H Syarifuddin Yacub dalam khutbahnya menegaskan agar masyarakat banyak bersedekah serta mengeluarkan zakat untuk sesama mahluk tuhan.

Kondisi alam dengan kabut hingga kekeringan dampak kemarau, mengingatkan kepada masyarakat bahwa belum tumbuh kesadaran bagi yang memiliki harta untuk banyak mengeluarkan zakat.

Ia mengatakan, ada empat kelompok yang tidak bisa mencium bau surga. Padahal, bau surga tercium dari sebelum 500 tahun perjalanan.

"Pertama, orang yang kikir. Kedua, yang suka mengungkit pemberian, ketiga mabuk-mabukan dan terakhir durhaka kepada orang tua. Jadi, kita saling mengingatkan untuk sekelompok orang kaya agar banyak bersedekah dan mengeluarkan zakat." ungkapnya, Kamis (12/10/2203).

"Kalau, orang-orang yang kikir susah bersedekah dan mengeluarkan zakat, maka Allah menunda atau tidak mengeluarkan hujan." tambahnya.

Dijelaskan, digelarnya Solat Istisqa imi memohon ampun kepada Allah, mengakui kekuasaan yang maha kuasa, lantaran sebagai manusia mahluk tuhan dengan banyak kesalahan.

"Niscaya diturunkannya hujan dari langit. Jadi, kita solat untuk minta curahan hujan. Kuncinya, ya tadi kalau zakat ditahan, maka Allah takkan menurunkan hujan, meskipun upaya modifikasi cuaca terus dilakukan, tapi hujan ditahan oleh Allah. Jadi, kita terus menerus berdoa memohon ampun agar diberikan hidayah sehingga mau mengeluarkan zakat," katanya.

Ketua YMA Palembang, H Abdul Rozak didampingi Kemas H Ikbal serta jemaah lainnya menambahkan bahwa digelarnya Solat Istisqo pada hari ini semata untuk berdoa kepada Allah agar minta diturunkan hujan, karena curah hujan yang telah lama tidak mengguyur khusunya wilayah Kota Palembang.

"Kemudian, Solat Istisqo ini selain kita meminta hujan, juga salah satunya mengingatkan kita agar banyak bersedekah, sebagai kewajiban yang harus kita laksanakan." katanya.

"Dengan keikhlasan dan kerendahan hati, kita memohon ampun kepada Allah agat diberikan curah hujan," ujarnya. (sripoku/reigan)

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved