Berita Muara Enim untuk Rakyat

Pembangunan Tol Prabumulih- Muara Enim Dihentikan,Sekda Harap Tetap Dilanjutkan

Pembangunan tol Muara Enim ini bagi masyarakat Muara Enim tentu sangat disayangkan sebab keberadaan jalan tol tersebut merupakan jalur alternatif.

Editor: Sri Hidayatun
Humas Pemkab Muaraenim
Sekda Muara Enim, Ir Yulius MSi. 

TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM- Meski ditundanya progres pembangunan tol ruas Prabumulih - Muara Enim dan telah dikeluarkannya dari Proyek Strategis Nasional (PSN) 2024, masyarakat Muara Enim tetap dilanjutkan dan kembali masuk PSN 2025.

Menurut Sekda Muara Enim Ir Yulius MSi, bahwa pembangunan tol tersebut bukannya dihentikan tetapi ditunda tanpa batas yang ditentukan.

Tentu hal ini sudah dipertimbangkan oleh pemerintah pusat dan menyangkut masalah investasi.

Namun meski ditunda, pihaknya berharap tetap dilanjutkan dalam waktu dekat minimal oleh pemimpin Indonesia kedepan program ini sehingga tuntas sampai ke Bengkulu.

"Kalau sekarang memang keberadaan tol tersebut masih terbatas digunakan oleh masyarakat, namun 5-10 tahun kedepan mungkin sudah sangat dibutuhkan," ungkap Sekda, Minggu (8/10/2023).

Baca juga: Pemkab Muara Enim Gencar Promosikan Produk Unggulan Bunga Rosela 

Baca juga: Kemarau Panjang, Pemkab Muara Enim Gelar Sholat Istisqa dan Doa Bersama


Hal serupa dikatakan oleh Ketua DPRD Muara Enim Liono Basuki BSc, menanggapi ditundanya pembangunan tol Muara Enim ini bagi masyarakat Muara Enim tentu sangat disayangkan sebab keberadaan jalan tol tersebut merupakan jalur alternatif transportasi masyarakat yang bisa diakses cepat.

Untuk proyek ini tetap dilanjutkan walau tidak masuk di PSN 2024, dan berharap tetap dimasukkan di PSN tahun 2025 mendatang.

Saat ini, lanjut Liono, keberadaan tol Palembang - Prabumulih sudah sangat membantu masyarakat dalam mempersingkat jarak tempuh waktu.

Kalau dahulu dari Prabumulih ke Palembang biasa memakan waktu sekitar 2 jam, namun setelah ada tol bisa lebih singkat sekitar 1 jam bahkan ada yang kurang dari 1 jam.

Berarti  interaksi ekonomi seperti alur distribusi barang bisa keluar masuk dengan mudah dan cepat.

"Mudah-mudahan tetap dilanjutkan pada tahun 2025 dan masuk dalam PSN kembali," harapnya.

Baca berita menarik lainya di google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved