Berita Palembang

Lubang di Trotoar Jalan Protokol di Palembang Bahayakan Pejalan Kaki, Manhole Diduga Dicuri

Lubang di trotoar sejumlah jalan protokol di Palembang bahayakan pejalan kaki, manhole atau penutup lubang tersebut diduga dicuri.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/SYAHRUL HIDAYAT
Lubang di trotoar sejumlah jalan protokol di Palembang bahayakan pejalan kaki, manhole atau penutup lubang tersebut diduga dicuri, Selasa (3/10/2023). Lubang yang menganga tersebut juga dipenuhi sampah. 

TRIBUNSUMSEL, PALEMBANG - Lubang di trotoar sejumlah jalan protokol di Palembang bahayakan pejalan kaki, manhole atau penutup lubang tersebut diduga dicuri oknum tak bertanggungjawab.

Pengerjaan proyek pembangunan hingga fasilitas umum, seperti trotoar sebagian rampung dikerjakan pihak pemerintah guna mempercantik Kota Palembang.

Meskipun demikian, kondisi yang ada tak dimanfaatkan masyarakat umum dengan baik, lantaran di lapangan menyisakan sebuah persoalan.

Seperti sejumlah besi penutup saluran air yang berada diatas trotoar di beberapa jalan poros Kota Palembang hilang diduga dicuri oknum tak bertanggung jawab.

Pada beberapa titik, besi penutup saluran air yang berada diatas Trotoar menganga, seperti terjadi di Jalan Merdeka Palembang, Jalan A Rivai, Jalan Jenderal Sudirman serta Jalan Angkatan 45 Palembang jumlahnya mencapai ratusan.

Baca juga: PC PMII OKU Timur Desak Bawaslu Tegas Tegakkan Aturan, Marak APK Sebelum Masa Kampanye Pemilu 2024

Hal demikian tentu selain membahayakan bagi pejalan kaki namun mengganggu pandangan lantaran berada di fasilitas umum jalan poros Kota Palembang.

"Percuma bayar pajak, kalau fasilitas umum membahayakan bagi pejalan kaki," ungkap salah seorang karyawan Swasta saat berada di Jalan Kapt A Rivai Palembang, Selasa (3/10/2023).

Sepanjang Jalan Merdeka dari kawasan Monpera hingga depan Kantor Walikota Palembang, kemudian Jalan Arivai di kedua sisi jalan dari Simpang 4 Kantor Samsat hingga Kantor Gubernur Sumsel.

Kemudian, Jalan Sudirman pada kedua sisi dari Simpang 4 Pos Polisi menuju Simpang Sekip, begitu pula yang berada di Jalan Kawasan Angkatan 45 Palembang kedua sisi jalan trotoar menganga lantaran besi penutup hilang.

"Sangat membahayakan, apalagi pada sore menjelang malam hari lantaran kadang lobang tak keliatan," kata Gala warga yang sedang beraktivitas joging di kawasan Jalan Merdeka Palembang.

Sementara, salah seorang Tukang Parkir, Rudianto di Jalan Jenderal Sudirman Palembang berkata kondisi ini telah lama terjadi.

"Alhamdulillah tidak ada kendaraan terperosok selamaa saya berjaga (parkir) disini. Meskipun sore hari banyak pengendara membandel dengan naik keatas trotoar namun masih hati-hati," katanya.

Ia berharap pemerintah melalui dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan lantaran saluran air kerap dijadikan lobang untuk membuang sampah bagi sejumlah warga.

"Saat ini musim kemarau. Jarang juga hujan. Jadi, banyak sampah akibat saluran air yang terbuka. Kami harap segera diperbaiki," katanya.

Sementara, PPK Jalan dan Jembatan Kota Palembang, Ali Sepri menuturkan bahwa pengerjaan trotoar serta pembersihan saluran air di sejumlah jalan poros Kota Palembang telah lama diselesaikan, meskipun bertahap.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved