Ajudan Kapolda Tertembak Senjata
Bongkar CCTV, Polisi Ralat Kasus Tewasnya Brigpol Setyo,Awalnya Disebut Lalai Saat Bersihkan Senjata
Kasus tewasnya Brigadir Setyo Herlambang sempat diduga karena lalai berujung tertembak senjata sendiri akhirnya diralat pihak kepolisian.Hal tersebu
TRIBUNSUMSEL.COM -- Kasus tewasnya Brigadir Polisi (Brigpol) Setyo Herlambang sempat diduga karena lalai berujung tertembak senjata sendiri saat membersihkan senjata akhirnya diralat pihak kepolisian.
Hal tersebut dilurukan oleh Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Utara, Kombes Budi Rachmat dilansir dari Kompas TV, selasa (26/9/2023).
Adapun Budi menyebut pernyataan tersebut hanya sebagai asumsi awal terkait dugaan kematian Brigadir Setyo Herlambang.
"Saat ini proses penyelidikan untuk mengungkap fakta sebenarnya terus berkembang. Tentunya bukan ranah kami untuk menyampaikan, tetapi ahli nanti yang akan menyampaikannya," ucap Budi.
Lebih jauh Kombes Budi sempat mengungkapkan hasil dari rekaman kamera pengawas atau CCTV di rumah dinas kapolda kaltara sebelum Brigadir Setyo Herlambang ditemukan tewas bersimbah darah.
Kombes Budi menuturkan, rekaman CCTV di rumah dinas Kapolda Kaltara memperlihatkan aktivitas korban Brigadir Setyo sejak pagi hingga menjelang siang.
Dari rekaman CCTV itu, tampak mendiang Brigadir Setyo Herlambang terlihat keluar dan masuk kamar sebelum ditemukan tewas bersimbah darah.
Kemudian, lanjut Budi, rekaman CCTV yang terletak di samping rumah dinas Kapolda Kaltara memperlihatkan adanya proyektil peluru yang keluar dari jendela kamar.
Menurut Kombes Budi, proyektil peluru tersebut keluar dari jendela kamar rumah dinas Kapolda Kaltara pada pukul 12.39 lewat 38 detik.
Namun, Budi menyebut, waktu pada rekaman CCTV itu memiliki durasi yang berbeda dengan waktu jam yang sebenarnya, yaitu selama 20 menit.
"Dalam kamar itu, mendiang hanya seorang diri tanpa ada orang lain berdasarkan rekaman CCTV,” kata Kombes Budi .
“Tentunya nanti tim ahli akan menyampaikan juga karena rekaman CCTV akan kami kirimkan juga ke tim forensik dan ahli forensiklah nanti yang akan menyampaikan itu,” ujarnya.
Budi menambahkan, saat ini sudah ada 14 orang yang diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Polda Kalimantan Utara (Kaltara) dalam mengusut kasus kematian Brigadir Setyo Herlambang.
Dari 14 orang saksi yang diperiksa, kata dia, sebanyak 13 orang di antaranya adalah anggota Polri. Sedangkan satu orang lainnya pegawai harian lepas.
Budi berjanji pihaknya akan terus menyampaikan hasil penyelidikan kasus tewasnya Brigadir Setyo Herlambang kepada publik.
Tribunsumsel.com
Brigpol Setyo Herlambang
Setyo Herlambang
Ajudan Kapolda Kaltara Tewas
Pesan Terakhir Brigpol Setyo Ajudan Kapolda Kaltar
Percakapan Terakhir Ajudan Kapolda Kaltara
Tewaskan Brigpol Setyo, Proyektil Peluru Tembus hingga Keluar Kamar, Keberadaan Masih Misteri |
![]() |
---|
Keseharian Brigadir Setyo Ajudan Kapolda Kaltara Tewas Tertembak, Dikenal Mudah Bergaul & Ceria |
![]() |
---|
Pesan Terakhir Brigpol Setyo Ajudan Kapolda Kaltara Sebelum Tewas, Minta Ini ke Istri Hamil 9 Bulan |
![]() |
---|
Curhat Brigadir Setyo Ajudan Kapolda Kaltara Sebelum Tewas, Ingin Pindah Dinas ke Jawa Merawat Ibu |
![]() |
---|
Detik-detik Sebelum Meninggal Dunia Diduga Tertembak, Brigadir SH Tanya Tanggal Kelahiran Anak |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.