ATM Anggota DPRD Sragen Dikuras Sopir
Modus Sopir Pribadi Anggota DPRD Sragen Kuras Isi ATM Majikan, Minta Loker Lewat IG
Sutimin(49), Anggota DPRD Sragen, Jawa Tengah yang menjadi korban penipuan oleh mantan sopir pribadinya. Awal kenal sang sopir minta loker dari Medsos
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM- Sutimin(49), Anggota DPRD Sragen, Jawa Tengah yang menjadi korban penipuan oleh mantan sopir pribadinya.
Diketahui, Ari sopir pribadi itu baru bekerja selama empat bulan dengan Sutimin.
Namun ia memanfaatkan itu untuk melakukan tindak pidana.
Anggota DPRD Kabupaten Sragen, Sutimin tidak menyangka, sopir pribadinya Mukari Djalling alias Ari (35) nekat menguras habis isi kartu ATM miliknya tanpa izin.
Baca juga: Sosok Ari Sopir Pribadi Anggota DPRD Sragen Kuras Isi ATM Bosnya Rp41 Juta, Baru Kerja 4 Bulan
Padahal sejak awal Sutimin berniat baik memberi pekerjaan kepada Ari sebagai sopir pribadinya itu.
Kepada TribunSolo.com, Sutimin mengatakan awalnya Ari mengikuti akun instagram miliknya.
Kemudian, Ari mengirim pesan singkat melalui instagram dan meminta pekerjaan.
Awalnya, Sutimin bilang kepada Ari bahwa tidak ada pekerjaan.
"Dia mengikuti instagram saya, langsung japri saya, setelah japri saya, minta kerjaan, dan saya bilang, kalau disini tidak ada kerjaan, kerja saya di kebun, sawah, sama kandang," kata Sutimin kepada TribunSolo.com, Kamis (21/9/2023).
Kepada Sutimin, Mukari Djalling mengaku pernah bekerja sebagai sopir dari anggota DPRD di Sulawesi dan anggota DPRD Kota Tangerang.
Terakhir, anggota DPRD Kota Tangerang yang diikuti Mukari meninggal dunia, kemudian Mukari pun menganggur hingga meminta pekerjaan kepada Sutimin.
Sutimin pun juga sudah memeriksa pengakuan Mukari tersebut, dan ternyata benar adanya.
Baca juga: Sosok Sutimin Anggota DPRD Sragen, Isi ATM Dikuras Sopir Pribadi, hanya Disisakan Rp50 Ribu
Sutimin pun akhirnya menerima Mukari sebagai sopir pribadinya karena merasa kasihan.
"Saya bilang tidak punya kerjaan, dia bilang tidak apa-apa Pak, yang penting saya bisa makan dan tempat tidur, saya sudah senang," ujar Sutimin.
"Saya pada prinsipnya mau membantu dan menolong, kalau menurut ceritanya dia kan benar-benar kasihan, saya bilang nggak ada kerjaan, cuma numpang itu lho," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Sutimin49-Anggota-DPRD-Sragen-Jawa-Tengah-yang-menjadi-korban-penipuan-oleh.jpg)