Guru SD di Bandung jadi Idola

Sosok Giandra Guru Honorer SD di Bandung, jadi Guru Idola Gegara Metode Pembelajaran

Inilah sosok Giandra Keyla selaku guru honorer SD di Bandung yang viral diperlakukan spesial oleh para muridnya,dikirim makan dan dijemput setiap hari

Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Weni Wahyuny
Tiktok/giandrakeyla_m.as
Sosok Giandra Keyla Guru Honorer SD di Bandung, Bahagia Dikirim Makan dan Dijemput Murid Setiap Hari 

Laporan Wartawan Tribunsumel.com, Thalia Amanda Putri

TRIBUNSUMSEL.COM - Mengenal sosok Giandra Keyla selaku guru honorer SD di Bandung yang viral diperlakukan spesial oleh para siswanya.

Gia mengaku kerap diberi makanan hingga dijemput setiap hari oleh siswanya. 

Lantas siapa sosok Giandra Keyla sebenarnya?

Sosok Giandra Keyla memiliki nama lengkap Giandra Keyla Madjid merupakan seorang guru honorer di SDN Cicalengka 07, Cicalengka Kulon, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Baca juga: Ibunda Selebgram Cilik Lala Ingin Cerai dan Akhiri Hidup Gegara Santet, Menjerit Histeris Dirukiyah

Viral Guru Honorer di Bandung Dikirimi Makanan Hingga Dijemput Muridnya Setiap Hari, Kebaikan Disorot
Viral Guru Honorer di Bandung Dikirimi Makanan Hingga Dijemput Muridnya Setiap Hari, Kebaikan Disorot (Tiktok/giandrakeyla_m.as)

Diketahui jika guru berusia 24 tahun ini mengajar siswa yang duduk di kelas 2 SD.

Gia, sapaannya mengaku bahagia mengajar di SDN Cicalengka 07.

Meski tergolong guru baru di sekolah tersebut rupanya ia sangat disayangi para muridnya.

Bahkan Gia mengatakan, acap kali para siswanya menyisihkan bekal makanan untuk dirinya.

Sekeras apapun usahanya menolak makanan-makanan tersebut, keinginan para siswanya justru lebih keras hingga akhirnya selalu ada makanan di mejanya.

Baca juga: Sampai Dibela Murid, Ini Sosok Reza Guru SD di Bogor Dipecat Kepala Sekolah Gegara Laporkan Pungli

Selain itu Giandra juga mendapat banyak makanan dari mantan siswanya yang sudah naik bangku kelas 4.

"Ibu udah sarapan belum? Ibu udah makan siang belum?," menjadi pertanyaan pembuka yang selalu didengarnya tiap kali ke sekolah.

"Perasaan campur aduk, guru mana yang nggak senang anak murid yang memperlakukan kita layaknya ratu.

Benar-benar MasyaAllah. Sedih dicampur senang, mereka kan masih kecil, masih masa-masanya bermain, masih polos tapi sudah seperhatian itu," ungkapnya kepada TribunJakarta.com, Kamis (14/9/2023).

Tak sampai di situ saja, para siswanya selalu datang ke rumahnya setiap pagi. Mereka meminta Gua untuk berangkat bersama.

Bahkan orangtua para siswa sudah tahu dan justru ikut mendukung.

"Nah kan sampai dijemput dan disamperin ke rumah itu udah biasa.

Kayak contohnya masuk jam 07.15 dari jam 06.55 udah pada stay di rumah, pada nyamperin agar saya cepat-cepat ke sekolah," lanjutnya.

Giandra Keyla Madjid As (24), guru kelas 3 di SDN Cicalengka 07, Cicalengka Kulon, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, membagikan cerita haru bahagia tentang para muridnya yang kerap menyisihkan makanan yang dibawa untuknya. Giandra Keyla Madjid As (24) masih dapat makanan meski siswanya sudah naik kelas. Gia jadi guru yang bertabur cinta dari para siswanya.
Giandra Keyla Madjid As (24), guru kelas 3 di SDN Cicalengka 07, Cicalengka Kulon, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, membagikan cerita haru bahagia tentang para muridnya yang kerap menyisihkan makanan yang dibawa untuknya. Giandra Keyla Madjid As (24) masih dapat makanan meski siswanya sudah naik kelas. Gia jadi guru yang bertabur cinta dari para siswanya. (Istimewa)

Sikap anak-anak ini diklaimnya tak lepas dari metode pembelajaran yang diterapkannya.

Ia selalu menyelipkan permainan di tiap proses belajar mengajar. Sehingga para siswanya merasa nyaman, asyik dan belajar menjadi jauh lebih menyenangkan.

"Awal mulanya saya juga nggak tahu kenapa ya kok anak-anak ini bisa se-care dan seperhatian itu.

Yang saya rasakan secara pribadi mungkin karena hasil metode pembelajaran yang saya berikan kepada anak-anak, karena metode pembelajaran itu berbasis game.

Jadi, si anak itu ngerasa setiap ketemu sama saya, di mana saya selalu dicariin di kala jauh atau enggak masuk kelas," pungkasnya.

Alasan Murid Giandra Berlaku Spesial

Sementara itu, terungkap alasan dari sikap baik murid kelas 2 SDN Cicalengka 07 itu terhadap Giandra.

Sikap anak-anak ini diklaimnya tak lepas dari metode pembelajaran yang diterapkannya.

Baca juga: Sosok Pelaku Diduga Kirim Santet Nyasar ke Selebgram Cilik Lala, Tak Disangka Orang Terdekat Ibunda

Baca juga: Gaya Hidup Kepala Sekolah Pecat Guru Laporkan Pungli, Tampil Pakai Bross LV, Kini Kehilangan Jabatan

Ia selalu menyelipkan permainan di tiap proses belajar mengajar.

Sehingga para siswanya merasa nyaman, asyik dan belajar menjadi jauh lebih menyenangkan.

"Awal mulanya saya juga nggak tahu kenapa ya kok anak-anak ini bisa se-care dan seperhatian itu.

Yang saya rasakan secara pribadi mungkin karena hasil metode pembelajaran yang saya berikan kepada anak-anak, karena metode pembelajaran itu berbasis game.

Jadi, si anak itu ngerasa setiap ketemu sama saya, di mana saya selalu dicariin di kala jauh atau enggak masuk kelas," pungkasnya.

Baca juga berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved