Pembunuhan di Lubuklinggau

Polisi Buru Pembunuh Frengki Saputra Mahasiswa di Lubuklinggau, Kabur ke Luar Sumsel

Polisi terus memburu pembunuh Frengki Saputra mahasiswa di Lubuklinggau, pelaku kabur ke luar Sumsel.

Tayang:
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/EKO HEPRONIS
Polisi terus memburu pembunuh Frengki Saputra mahasiswa di Lubuklinggau, pelaku kabur ke luar Sumsel, Sabtu (9/9/2023). 

"Selama ini korban ditempat itu hanya bekerja dengan perempuan yang biasa dipanggil Teteh (Nia Kurniati Rahayu), sementara untuk yang tinggal ditempat itu Dedek dan Teteh," ujarnya.

Peristiwa itu terungkap setelah Teteh pulang dari Cianjur bersama keluarganya, saat tiba mereka menemukan rumah kontrakan itu dalam keadaan terkunci.

"Ketika masuk menemukan korban sudah meninggal dunia dengan kondisi jasadnya sudah membengkak," ungkapnya. 

Luka Tusuk di Dada dan Leher

Frengki warga Kota Lubuklinggau Sumsel ditemukan tewas di kamar kontrakannya dalam kondisi sudah membusuk, Jumat (8/9/2023) pagi.

Warga yang tinggal di Jalan Sejahtera RT 02 Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I ini ditemukan tewas dengan luka tusuk di dada dan leher.

Diduga luka di dada dan leher itu disebabkan karena benda tajam.

Petugas Saat Mengevakuasi Jenazah Frengki ke Kamar Mayat Rumah Sakit Sobirin Lubuklinggau, Jumat (8/9/2023).
Petugas Saat Mengevakuasi Jenazah Frengki ke Kamar Mayat Rumah Sakit Sobirin Lubuklinggau, Jumat (8/9/2023). (TRIBUNSUMSEL.COM/EKO HEPRONIS)

Berdasarkan informasi dihimpun, korban tinggal bertiga dengan temannya.

Dua laki-laki termasuk Frengki dan satu perempuan di sebuah rumah kontrakan dengan berjualan seblak di depannya.

Penemuan korban bermula saat perempuan salah satu penghuni kontrakan pulang dari Bandung melihat pintu kontrakan dalam keadaan terkunci.

Ia sempat beberapa kali mengetuk pintu, namun tak ada jawaban.

Ketika membuka pintu ia terkejut dan mencium bau busuk, setelah masuk ia melihat korban sudah meninggal dunia.

Kondisinya dalam keadaan badan rusak.

Seketika itu ia langsung berteriak minta tolong ke warga sekitar, spontan warga sekitar dan tetangganya langsung mendekat dan melaporkan kejadian itu ke Polisi.

Kemudian para tetangganya menghubungi ketua RT setempat untuk sama-sama melihat lokasi dan melaporkan kejadian itu ke Polres Lubuklinggau.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved