Berita Palembang
Oknum Honorer Dishub Lahat Terlibat Curanmor di Palembang, Disuruh Mertua Curi Motor di Kosan
Seorang oknum honorer Dinas Perhubungan Lahat mencuri sepeda motor di kosan Palembang yang dilakukan bersama beberapa saudara iparnya disuruh mertua.
Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Seorang oknum honorer Dinas Perhubungan Lahat mencuri sepeda motor di kosan Palembang yang dilakukan bersama beberapa saudara iparnya dan disuruh oleh mertua.
Oknum honorer Dishub Lahat bernama Bobi Setiawan (25) terlibat curanmor di Palembang karena turut membantu aksi pencurian dua sepeda motor. Bobi diamankan saat sedang bertugas di Dishub Lahat.
Pencurian sepeda motor yang dimaksud terjadi di sebuah kos-kosan yang berlokasi di Jalan Lunjuk Jaya, Kecamatan Ilir barat I Palembang pada 4 Juli 2023.
Dua sepeda motor yang terparkir di depan kos-kosan yakni merk Yamaha NMax dan motor Honda Beat.
Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika mengatakan, Bobi Setiawan diamankan bersama saudara iparnya Reby (25).
"Kedua tersangka adalah saudara ipar yang merupakan komplotan dari pelaku curanmor yang sudah kami tangkap sebelumnya, " ujar Agus, Jumat (8/9/2023).
Baca juga: Polisi Buru Pembunuh Frengki Saputra Mahasiswa di Lubuklinggau, Kabur ke Luar Sumsel
Dia melanjutkan pelaku ditangkap di Jalan Lintas Tengah, Desa Muaramau Lahat saat sedang bertugas sebagai honorer LLAJ Dishub Lahat.
"Tersangka sudah diamankan dan selanjutnya kami proses, untuk keterlibatannya dia mengaku hanya mengawasi, " katanya.
Sementara Bobi mengaku jika ia disuruh oleh mertua untuk ikut kakak iparnya mencuri sepeda motor. Alasannya untuk menutupi utang bank.
Bobi sudah bekerja sebagai honorer di Dishub Lahat selama kurang lebih enam tahun.
"Disuruh mertua pak. Katanya ikutlah sama kakak-kakakmu, untuk bayar utang bank. Sebulan itu kami harus bayar Rp 3,5 juta pak karena rumah kami digadai, kalau uang dari saya dan uang saudara-saudara ipar saja tidak cukup, " ujar Bobi.
Bobi menyebutkan jika ia hanya menerima hasil penjualan motor hasil curian sebesar Rp 750 ribu.
"Dalam beraksi kami lima orang. Saya baru ikut satu kali itulah pak. Motor tidak tahu dijualnya berapa, saya cuma dikasih Rp 750 ribu. Soalnya peran cuma mengawasi situasi, "katanya.
Baca berita lainnya langsung dari google news
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Oknum-honorer-Dishub-Lahat-bernama-Bobi-Setiawan-25-terlibat-curanmor-di-Palembang.jpg)