Berita Empat Lawang

Pesona Air Terjun Kelat Muara Pinang Empat Lawang, Dialiri Air Jernih Mengandung Belerang

Pesona Air Terjun Kelat di Talang Sopir Desa Talang Banteng Muara Pinang Empat Lawang makin dikenal masyarakat luas.

Tayang:
Penulis: Sahri Romadhon | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/SAHRI ROMADHON
Pesona Air Terjun Kelat di Talang Sopir Desa Talang Banteng Kecamatan Muara Pinang Empat Lawang makin dikenal masyarakat luas. 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPAT LAWANG - Pesona Air Terjun Kelat di talang (sub dusun) tepatnya di Talang Sopir Desa Talang Benteng, Kecamatan Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang sudah cukup lama diakui masyarakat sekitar khususnya yang punya kebun kopi di seputar lokasi tersebut.

Destinasi wisata ini makin hari makin dikenal masyarakat luas. Tak hanya dikenal masyarakat setempat, tetapi juga warga masyarakat dari daerah di luar Kecamatan Muara Pinang terpesona dengan Air Terjun Kelat.

Akses menuju lokasi air terjun ini terbilang mudah untuk dijangkau, baik itu mengunakan kendaraan roda 2 maupun roda 4.

Khusus untuk kendraan roda 2 tidak perlu bersusah payah mencari lokasi parkir karena bisa langsung memasuki lokasi Air Terjun Kelat.

Sebab jarak lokasi Air Terjun Kelat dan Talang Sopir begitu dekat. Suara jatuhnya air terjun terdengar begitu jelas dari talang tersebut.

"Sebenarnya air terjun ini merupakan muara dari Sungai Kelat yang bercampur dengan Sungai Bayau yang memang terkenal mengandung sulfur belerang kadar tinggi," kata Riki Abdiansyah, Ketua Laskar Penjelajah Alam (LPA) Desa Sawah Empat Lawang.

Baca juga: Kuliner Viral di OKU Timur, Sego Entok Belitang Sehari 300 Bungkus Terjual, Ini Lokasinya

Lebih lanjut ia bercerita, karena air tejun ini memiliki kandungan sulfur belerang rasanya tidak tawar seperti air pada biasanya.

Air ini memiliki rasa pahit keasaman bahkan ada sedikit asin sama seperti halnya rasa air pada Sungai Bayau.

"Tapi yang membendakan air Sungai Kelat ini dengan air Sungai Bayau yakni warnanya bening atau jernih seperti warna air pada umumnya berbeda dengan Sungai Bayau yang cendeung kuning kecoklatan," jelas Riki.

Air terjun ini meskipun terbilang jarang didatangi pengunjung akan tetapi sudah cukup banyak masyarakat yang sudah tahu akan keberadannya.

"Air terjun ini sudah lumayan cukup banyak yang tahu khususnya untuk remaja dan komunitas pecinta alam di wilayah Kecamatan Muara Pinang, Lintang Kanan dan Pendopo," imbuhnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved