Berita Banyuasin

Dishub Banyuasin Akan Razia Truk ODOL Secara Berkala, Tilang di Tempat Beri Efek Jera

Dishub Kabupaten Banyuasin akan melukan razia truk over dimensi over load (ODOL) secara berkala.

Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/M ARDIANSYAH
Personel Gabungan Dishub Banyuasin dan Satlantas Polres Banyuasin saat melaksanakan razia truk odol di Simpang Biuqu beberapa waktu lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN - Buntut Bupati Banyuasin H Askolani Jasi yang marah karena truk over tonase yang melintas di Jalan Kabupaten tepatnya di jalan Kecamatan Pulau Rimau, Dishub Kabupaten Banyuasin akan melukan razia truk over dimensi over load (ODOL) secara berkala.

Hal ini, diungkapkan Kadishub Banyuasin Mulyanto, Jumat (25/8/2023). Dishub Banyuasin bersama Satlantas Polres Banyuasin, akan melaksanakan razia secara berkala terhadap truk-truk over tonase dan over dimensi.

"Kemarin, sudah kami laksanakan razia bersama pihak kepolisian. Dari razia ini, kami melakukan penilangan terhadap 10 truk yang melebihi tonase," katanya.

Penilangan dilakukan di tempat, meski sopir truk banyak yang tidak menerima dengan penilangan yang dilakukan petugas gabungan.

Penindakan yang dilakukan terhadap truk over kapasitas ini, sebagai bentuk efek jera.

Baca juga: Kejari Ogan Ilir Tetapkan Dua Emak-emak Jadi Tahanan Kota, Terlibat Perkelahian Ogah Damai

Dari itulah, akan terus dilaksanakan razia secara rutin di sejumlah lokasi yang tidak ditentukan. Terlebih, di sepanjang jalan Kecamatan Pulau Rimau atau Simpang Biuqu yang memang kerap kali menjadi jalur truk pengangkut sawit over kapasitas.

"Padahal sudah ada portal, tetapi mereka ini nekat. Sudah di portal malah di tabrak atau kunci dijebol," katanya.

Di sisi lain, untuk melakukan penindakan dan menstandbykan personel selama 24 jam di lokasi.

Salah satu langkah yang diambil Dinas Perhubungan Banyuasin untuk memberikan efek jera, dilakukan penindakan atau penilangan.

Razia akan dilakukan secara rutin dengan lokasi yang tidak ditentukan. Penilangan, dilakukan akan dilaksanakan di tempat sebagai efek jera.

"Dari razia yang dilaksanakan, ternyata tonase mereka ini melebihi 8 ton, bahkan ada yang 12 ton. Inilah yang membuat jalan bisa rusak, karena melebihi tonase," pungkasnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved