Guru Dibully Siswa di Maluku

Sosok Maryam Latarissa Guru Dibully Siswa di Maluku Kunci Motor di Ambil, Ternyata Wakepsek

Sosok guru di Maluku di bully siswa tengah viral di media sosial ternyata Wakil Kepala Sekolah.Aksi para siswa yang membully guru sekolah ini terjad

Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Moch Krisna
TribunAmbon.com
Sosok guru di Maluku di bully siswa tengah viral di media sosial. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sosok guru di Maluku di bully siswa tengah viral di media sosial ternyata wakil kepala sekolah.

Aksi para siswa yang membully guru sekolah ini terjadi area parkiran SMA Negeri 15 Maluku Tengah, pada Senin (14/8/2023).

Dalam keterangan disebutkan peristiwa itu terjadi saat para siswa sedang berunjuk rasa.

Aksi para siswa tersebut buntut sejumlah kebijakan yang diberlakukan sekolah.

Mulai dari penunjukan ketua Osis tanpa melibatkan majelis perwakilan kelas sekolah hingga larangan berpendapat.

Selain unjuk rasa soal ketua Osis dan larangan berpendapat, pengangkatan ketua gudep pramuka juga disebut menyalahi aturan, pasalnya masa bakti ketua Gudep yang lama masih tersisa satu tahun.

Seorang guru sekaligus Wakil Kepala Sekolah, Maryam Latarissa dibully oleh puluhan muridnya. Peristiwa tersebut terjadi di area parkiran sekolah, Senin (14/8/2023) saat para siswa sedang berunjukrasa.
Seorang guru sekaligus Wakil Kepala Sekolah, Maryam Latarissa dibully oleh puluhan muridnya. Peristiwa tersebut terjadi di area parkiran sekolah, Senin (14/8/2023) saat para siswa sedang berunjukrasa. (Tangkapan layar di Instagram)

Meski aksi para siswa menyoraki guru tersebut tindak berunjuk rasa, namun sejumlah warganet tampak kadung kesal.

Melihat aksi guru yang di bully oleh siswa bahkan warganet menilaib aksi tersebut dinilai tidak sopan.

Baca juga: Kronologi Guru di Maluku Dibullly Siswa Sekolah, Kunci Motor Diambil dan Disoraki, Alumni: Memalukan

Kendati begitu tak sedikit yang penasaran dengan sosok guru ini.

Lantas siapakah sosok guru tersebut ?

Maryam Latarissa, Guru korban buli mengaku telah memaafkan tindakan para siswanya, Rabu (16/8/2023)
Maryam Latarissa, Guru korban buli mengaku telah memaafkan tindakan para siswanya, Rabu (16/8/2023) (TribunAmbon.com/ Lukman Mukadar)

Guru yang dibully siswa ini bernama Maryam Latarissa.

Maryan ini ternyata menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 15 Maluku Tengah.

Baca juga: Sosok Kartika Nuraini Istri Menteri PUPR Basuki Tegur Suami Usil ke Erick Thohir Saat Upacara HUT RI

Maryam Sudah Maafkan Siswa

Dilansir TribunAmbon.com, Maryan mengaku telah memaafkan tindakan para siswanya pasca kejadian di lingkungan sekolah itu, Senin (14/8/2023).

Hal itu diungkapkan Maryam saat konferensi pers di aula SMA Negeri 15 Maluku Tengah, Rabu (16/8/2023).

Baginya, para siswa seperti anak-anaknya sendiri.

"Dan sebelum Konfrensi pers ini saya sudah memberikan maaf untuk mereka karena itu anak anak saya, saya Ikhlas," ungkap Maryam yang juga Wakasek SMA Negeri 15 Maluku Tengah itu.

Lanjutnya, kejadian itu dianggapnya sebagai cobaan baginya dan juga bagi dunia Pendidikan.

Sehingga patut diambil pelajaran untuk lebih baik di kemudian hari.

"Kejadian ini adalah merupakan cobaan karena kita sebagai umat beragama. Sebagai seorang guru kita harus ketahui bahwa ada hal hal yang tidak bisa kita dukung, ya lain rumah jua," katanya.

Menurut Maryam, para siswa itu sebenarnya tidak berniat melakukan itu, hanya saja diduga ada oknum lain yang memanasi mereka.

Sehingga mereka kemudian melakukan hal yang tidak dibenarkan itu.

“Dan saya tau pasti anak anak kami itu tidak mungkin membuli gurunya kecuali ada aktor aktor dibelakang panggung yang berusaha merusak nama saya terutama SMA 15 Maluku Tengah ini, walaupun mereka mengatakan tidak senagaja tetapi itu pasti ada yang disengajakan,” tandasnya.

Alumni Datangi Sekolah

Tak hanya warganet, ternyata sejumlah Alumni yang melihat guru dibully tersebut tak tinggal diam.

DIkutip dari Tribunnews.com, sejumlah Alumni mendatangi sekolah.

Para Alumnis tersebut mendatangi ruang kerja Kepala Sekolah, Rabu (16/8/2023).

Salah seorang Alumni, Santi mengaku menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh para siswa.

"Kami sangat-sangat menyesali tindakan yang dilakukan para siswa," ucapnya.

Menurutnya, ada oknum yang menjadi provokator dalam aksi tersebut.

"Kami yakin sungguh ada oknum-oknum yang ada dibelakang semua ini.”

“Sebab tidak mungkin siswa-siswa atau Ade-ade kita ini melakukan hal ini sendirian tanpa ada yang mendorong mereka," jelas Santi.

TribunAmbon.com melansir, video yang tersebar tersebut berdampak buruk pada sekolah.

Para Alumni juga meminta sekolah untuk membuat klarifikasi.

"Jelas-jelas itu memberikan citra buruk bagi sekolah SMA Negeri 15 sendiri, karena itu kami minta pihak sekolah pak Kepsek dan dewan guru bersama para siswa yang terlibat menggelar Konfrensi pers dan meminta maaf kepada publik terutama terhadap profesi guru di seluruh Indonesia, lebih khusus lagi kepada Ibu Yam," jelas Santi.

Viral di Medsos

Melansir dari Tribunbogor.com, Kamis (17/8/2023) Dalam video tersebut merekam aksi para siswa mengerumuni seorang guru.

Guru tersebut terlihat mengenakan baju dinasnya dan hendak menaiki motor.

Namun, terlihat situasi para siswa terdengar riuh.

Terlihat guru tersebut berbicara dengan para siswa yang tampak mengambil kunci motornya.

Sementara para siswa lain yang mengerumuni guru tersebut melontarkan sorakan.

“Gak bisa pulang, gak bisa pulang,” sorakan para siswa.

Mendengar para siswa yang menyorakinya, guru itu terlihat kesal.

Ia sempat menunjuk para siswa sembari berselohoh.

Namun, tak dengar apa yang dibicarakan guru tersebut kepada siswanya.

Sementara kamera yang merekam guru dibully itu beralih memperlihatkan wajah seorang siswa yang seolah meledek.

Baca berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved