Youtuber Laurend Berseteru dengan Ojol

Lapor Polisi, Laurend Hutagalung Ada Bukti Driver Ojol Lakukan Pemukulan, Orangnya Gondrong Berkumis

Aksi pemukulan dialami youtuber Laurend Hutagalung beserta kru saat melakukan konten edukasi berujung laporan polisi.Laurend Hutagalung tak terima s

Editor: Moch Krisna
ig/laurend_lee
YouTuber Laurend Hutagalung resmi melaporkan ke polisi terkait pemukulan yang dilakukan pengemudi ojol imbas konten tentang imbauan tak melawan arus 

"Buat kali yang merasa melakukan tindak pidana tersebut berhati-hati." imbuhnya.

Ia menyebut semua krunya kini sudah baik-baik saja.

"Kita baik-baik saja, tadi kita juga sudah visum," ucapnya

Penyebab Pemukulan

Terungkap penyebab dari masa ojol di Tebet, Jakarta Selatan mengepung youtuber Laurend Hutagalung saat membuat konten.

Diketahui jika Laurend Hutagalung membuat geram para ojol karena sempat marah ke bocah dan ucap kata kasar.

Awalnya youtuber Laurend Hutagalung diketahui tengah membuat konten tentang imbauan kepada masyarakat agar tak melawan arus di Jalan Lapangan Ros.

Namun saat itu Laurend memberhentikan anak kecil yang melawan arus dengan nada tidak enak.

Penyebab Masa Ojol Kepung Youtuber Laurend Hutagalung, Sempat Marah ke Bocah dan Ucap Kata Kasar
Penyebab Masa Ojol Kepung Youtuber Laurend Hutagalung, Sempat Marah ke Bocah dan Ucap Kata Kasar (instagram/laurend_lee / Tribun Jakarta)

Para ojol yang mengetahui hal tersebut lantas merasa emosi, apalagi saat itu Laurend tampak sangat nyolot.

"Chaos pertamanya itu kalau kata teman-teman ada anak kecil yang dibentak. Terus dari pihak dianya nyolot," ujar salah satu warga bernama Ivan seperti dikutip TribunJakarta.com.

Hal tersebut kemudiam memicu keributan antar Laurend dan massa ojek online di sekitar jalan tersebut tak terelakkan.

Laurendra dan tim terpaksa melipir ke sebuah warung makan agar tak menjadi sasaran amukan massa.

"Pokoknya tadi sempat cekcok antara timnya dia sama warga sekitar. Terutama ojol. Makanya situasinya kayak begini," tambahnya.

Agar kejadian serupa tak lagi terulang, Ivan meminta sebaiknya agar content creator meminta izin terlebih dahulu sebelum membuat konten ke perangkat lingkungan setempat.

"Ke depannya kalau mau bikin konten itu harus ada izinnya lah, biar enak," pungkasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved