Heboh Bayi Tertukar di Bogor

Nasib Rumah Sakit Sentosa Bogor setelah Heboh Bayi Tertukar, Plt Bupati Bogor Bicara Soal Sanksi

Ia meminta dinas terkait agar segera mempertemukan Siti Mauliah yang sudah setahun terpisah dengan anaknya.

|
Editor: Weni Wahyuny
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
(Kiri) Siti Mauliah, ibu yang bayinya tertukar dan RS Sentosa - Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan turut buka suara soal fenomena bayi tertukar dan bicara soal ancaman sanksi 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Rumah Sakit Sentosa terancam disanksi setelah heboh kabar bayi tertukar di Bogor, Jawa Barat, belakangan ini.

Diketahui, kisah nayi tertukar itu dialami oleh seorang ibu bernama Siti Mauliah.

Peristiwa tertukarnya bayi ini terjadi sekira setahun lalu, saat ia melahirkan di RS Sentosa.

Ada dugaan kelalaian dalam peristiwa ini, hingga akhirnya Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan turut buka suara.

Baca juga: Bahagianya Siti Mauliah Bayi Tertukar Setahun Segera Kembali, Dapat Bantuan Ambil Anak Kandung

Iwan meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor untuk segera mencari solusi.

Ia meminta dinas terkait agar segera mempertemukan Siti Mauliah yang sudah setahun terpisah dengan anaknya.

Menurut Iwan, solusi atas kasus bayi tertukar di Bogor ini adalah penukaran bayi kepada orangtuanya masing-masing.

"Ini urusan biologis, tidak bisa saling ngotot dan saling keukeuh mempertahankan," kata Iwan, Sabtu (12/8/2023).

Jika ada orangtua yang tak yakin, maka harus didasarkan pada tes medis.

Baca juga: Keluarga Pasrah Minta Ikhlaskan Bayi Tertukar, Siti Mauliah Ngotot Cari Bayi Minta Segera Tukar

"Harus ada tes DNA. Kalau memang jelas terduga ya artinya harus ditukar, dengan kami sebagai penengah," lanjutnya.

Terkait sanksi pada RS Sentosa Bogor, tempat para ibu itu melahirkan, Iwan belum tahu.

"Mungkin ada sanksi, kalau menurut saya, karena ini kelalaian yang berdampak cukup luar biasa," ucapnya.

Diketahui Siti Mauliah (37) melahirkan bayi lakir-laki pada 18 Juli 2022 lalu, di Rumah Sakit Sentosa, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Setelah satu tahun merawat sang anak, Siti baru mengetahui kalau anak yang dirwatnya itu bukan anak kandungnya.

Hal itu berdasarkan tes DNA yang ia lakukan dengan difasilitasi oleh RS Sentosa.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved