Arti Kata Bahasa Arab
Arti Kullu Bani Adam Khatta, Setiap Anak Adam Pasti Berdosa, Siapa yang Bertaubat Allah Beri Ampunan
Setiap anak Adam pernah berbuat salah dan sebaik-baik yang berbuat salah adalah yang bertaubat dari kesalahannya.
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
TRIBUNSUMSEL.COM --Arti Kullu Bani Adam Khatta, Setiap Anak Adam Pasti Berdosa, Siapa yang Bertaubat Allah Beri Ampunan.
Bacaan Kullu Bani Adam Khotto atau khatta, adalah salah satu hadits Rasulullah SAW dari ulama terdahulu yang cukup sering didengar atau disampaikan dalam tausiah agama.
كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ
Latin: Kullu banii adama khottoan wa khoirul khotto iinattawwabuna
Artinya:
Setiap anak Adam pernah berbuat salah dan sebaik-baik yang berbuat salah adalah yang bertaubat dari kesalahannya. (HR. At Tirmidzi no. 2499, Hasan)
Diriwayatkan oleh At tirmidzi, ibnu Majah, imam Ahmad, Ad Darimi, Al Hakim, Al Baihaqi dll. Semua riwayat tersebut berporos di Ali bin Mas’adah, dari Qatadah, dari sahabat Anas bin Malik, dari rasulullah shallallahu alaih wasallam.
Sedangkan riwayat versi imam Ahmad dalam Az Zuhd, dari jalur Sa’id bin Abi ‘Arubah, dan Musa Al Aswariy, keduanya dari Qatadah, ia berkata,
أَوْحَى اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِلَى نَبِيٍّ مِنْ أَنْبِيَاءِ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَلَيْهِمُ السَّلَامُ:كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ، وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ.
“Allah tabaraka wa ta’aala mewahyukan kepada seorang nabi dari kalangan bani israil ‘alaihimussalam: Seluruh anak Adam itu bersalah, dan sebaik-baik yang bersalah adalah mereka yang senantiasa bertaubat.”
Pernah mendengar manusia tempat salah dan dosa? Ya begitulah kita, manusia ini.
Kebenaran yang mutlak adalah dari Allah, Alquran dan Hadits. Makanya tidak berhak kita ngotot merasa benar sendiri bila berpendapat, tidak berhak pula kita menyalahkan orang lain dengan cara yang tidak santun.
Manusia sering alfa dan lupa, namun Allah Maha Pemurah Maha Memaafkan, Dia memberi maaf kepada mereka yang bertaubat. Tanda bertaubat adalah tidak lagi melakukan dua kali kesalahan tetapi terus menerus memperbaiki perilaku dan akhlak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Ilustrasi-kullu-bani-adam-khatta.jpg)