Liga Indonesia

Suporter Dipertandingan Persik vs Arema FC Rusuh, Menpora Sebut Ada Wacana Liga 1 2023 di Setop

Kericuhan antarsuporter baru-baru ini terjadi pada laga Persik Kediri vs Arema FC pada Sabtu pekan lalu di Stadion Brawijaya, Kediri.

Editor: Slamet Teguh
SURYA/SURYA/PURWANTO
Suporter Dipertandingan Persik vs Arema FC Rusuh, Menpora Sebut Ada Wacana Liga 1 2023 di Setop 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA – Kerusuhan kembali terjadi di Liga 1 Indonesia.

Setelah sebelumnya, kerusuhan terjadi antar suporter PSM Makassar.

Kini, kerusuhan terjadi di laga antara Persik vs Arema FC.

Atas kejadian tersebut, kembali timbul wacana, jika Liga 1 Indonesia bakal di setop.

Bahkan, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo turut menyoroti permasalahan kerusuhan suporter yang kembali terjadi pada kompetisi Liga 1 2023/2024.

Kericuhan antarsuporter baru-baru ini terjadi pada laga Persik Kediri vs Arema FC pada Sabtu pekan lalu di Stadion Brawijaya, Kediri.

Kericuhan berawal dari adanya oknum suporter Aremania yang menyusup ke Stadion Brawijaya, padahal PSSI sebelumnya melarang keras adanya suporter away atau tim tamu untuk hadir di Stadion.

Menpora Dito pun membeberkan, buntut dari kejadian tersebut PSSI sempat ada rencana untuk menghentikan Liga.

“Ini lagi ditanggapi dan juga diatur oleh PSSI sampai ada wacana buat setop (kompetisi-red). Tapi kami lagi diskusi yang terbaik bagaimana,” kata Menpora Dito saat ditemui di Auditorium Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (18/7/2023).

Baca juga: Erick Thohir Setuju Jika Liga 1 Harus Dihentikan Karena Rasisme, Pelaku Bakal Diberi Hukuman Tegas

Baca juga: Fakta Menarik Liga 1 Pekan 3 : Luis Milla Out, Kerusuhan Terjadi Lagi, Gustavo Almeida Top Skor

Menpora mengaku sangat menyayangkan insiden kericuhan antarsuporter masih saja terulang.

Ia pun mengimbau kepada seluruh suporter klub agar benar-benar dewasa dalam mendukung tim kesayangannya.

Menpora tak ingin, kejadian-kejadian seperti ini berdampak kepada berhentinya Liga sehingga para pelaku sepakbola Indonesia juga terkena imbasnya.

Tak hanya itu, kejadian seperti ini juga akan berpengaruh pada citra sepakbola Indonesia di kancah internasional bahkan yang paling mengerikan Indonesia mendapatkan sanksi dari FIFA.

“Saya harap kembali suporter ayo benar benar nonton sepakbola ini. Kita fokus ke substansinya sepakbola. Kita tahu banyak sekali variabel di suporter ini dan saya harap para suporter bisa menjaga sesama suporter baik itu dari satu tim atau tim lain,” ujar Menpora Dito.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved