Kecelakaan Bus Pariwisata di Pagaralam
Kesaksian Penumpang Bus Pariwisata Kecelakaan di Pagar Alam,Sopir Alami Patah Tangan
Salah satu penumpang bus pariwisata kecelakaan di Pagar Alam mengungkap kesaksian termasuk dugaan penyebab peristiwa itu terjadi, Minggu (25/6/2023).
TRIBUNSUMSEL.COM, PAGAR ALAM - Salah satu penumpang bus pariwisata kecelakaan di Pagar Alam mengungkap kesaksian termasuk dugaan penyebab peristiwa itu terjadi, Minggu (25/6/2023).
Kecelakaan bus pariwisata terjadi di jalur menuju objek wisata air terjun Cughup Embun Kota Pagaralam, Sumatera Selatan.
Tak ada korban jiwa namun bus pariwisata kecelakaan di Pagar Alam mengakibatkan sejumlah penumpang asal Palembang mengalami luka-luka.
Bahkan sopir bus pariwisata kecelakaan di Pagar Alam mengalami patah tangan.
Sumarno Ahmad Jamil, salah satu penumpang mengatakan kejadian tersebut terjadi sangat cepat.
Bus tiba-tiba tidak kuat menanjak dan meluncur kembali kebelakang.
"Dugaannya bus tidak kuat menanjak, akhirnya bus mundur dan menabrak dinding pembatas dan lengsung terbalik," ujarnya.
Akibat kecelakaan tersebut dikabarkan tidak ada korban jiwa, namun sejumlah penumpang mengalami luka-luka.
"Sopir yang mengalami patah tangan dan ada beberapa penumpang yang mengalami luka ringan," katanya.
Sementara itu, Kapolres Pagar Alam AKBP Erwin Irawan melalui salah satu anggota intelkam Polsek Pagar Alam Utara Eka saat dikonfirmasi sripoku.com mengatakan, sejumlah penumpang yang mengalami luka langsung dilarikan kerumah sakit.
Sedangkan yang lainnya dievakuasi dirumah sanak saudaranya.
"Penumpang yang luka sudah dibawa kerumah sakit dan yang lainnya dibawa kerumah kerabatnya. Untuk sementara penyebab kecelakaan masih didalami," jelasnya.
Informasi yang dihimpun sripoku.com dilapangan menyebutkan, bus pariwisata tersebut membawa 36 penumpang.
Dintaranya 32 anggota mejilis taqlim Desa Bukit Baru Ilir Barat I gang Lebak RT04 RW 06 Kota Pelambang, dua pemandu wisata dan dua sopir bersama kernet bus.
Bus dengan nopol B 7855 PDA tersebut terpundur hingga menabrak diniding pembatasan dan langsung terbalik. (SRIPOKU/Wawan Septiawan)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.