Arti Kata

Apa Arti Heatstroke atau Sengatan Panas? Inilah Gejala dan Cara Mengatasinya

Itu terjadi ketika tubuh tidak lagi dapat mengontrol suhunya, suhu tubuh naik dengan cepat, mekanisme berkeringat gagal, dan tubuh tidak dapat menjadi

Tayang:
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Abu Hurairah
Capture Laman p2ptm.kemkes.go.id
Apa Itu Heatstroke atau Sengatan Panas? Inilah Gejala dan Cara Mengatasinya 

TRIBUNSUMSEL.COM - Cuaca panas tentu sangat akrab dengan negara-negara Tropis seperti Indonesia. Selain membuat kulit terbakar, terlalu lama melakukan aktivitas dibawah sengatan matahari dapat meningkatkan resiko seseorang mengalami Heatstroke.

Lantas apa sebenarnya heatstroke itu? dan bagaimana cara menanganinya?

Pengertian Heatstroke

Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada senin (15/5/2023) Heat stroke adalah penyakit terkait panas yang paling serius.

Itu terjadi ketika tubuh tidak lagi dapat mengontrol suhunya, suhu tubuh naik dengan cepat, mekanisme berkeringat gagal, dan tubuh tidak dapat menjadi dingin.

Saat serangan panas terjadi, suhu tubuh dapat naik hingga 106°F atau lebih tinggi dalam waktu 10 hingga 15 menit.

Heat stroke dapat menyebabkan cacat permanen atau kematian jika orang tersebut tidak mendapatkan perawatan darurat.

Heatstroke biasanya terjadi saat seseorang menerima paparan suhu panas dari lingkungan sekitar di luar batas toleransi tubuhnya, misalnya saat cuaca sedang sangat terik.

Selain itu, olahraga atau aktivitas fisik berlebih juga bisa menjadi penyebab munculnya kondisi tersebut.

Baca juga: Kenapa Cuaca Panas di Bulan Mei, Ini Penjelasan BMKG Analisis Desarian I Mei 2023

Tanda-Tanda Heatstroke

Seseorang yang terkena heatstroke umumnya akan mengalami beberapa gejala dibawah ini:

  • Suhu tubuh tinggi.

Suhu inti tubuh 104 F (40 C) atau lebih tinggi, diperoleh dengan termometer rektal, adalah tanda utama sengatan panas.

  • Kondisi mental atau perilaku yang berubah.

Kebingungan, agitasi, bicara cadel, lekas marah, delirium, kejang, dan koma, semuanya bisa diakibatkan oleh sengatan panas.

  • Perubahan dalam berkeringat.

Pada heatstroke yang disebabkan oleh cuaca panas, kulit Anda akan terasa panas dan kering saat disentuh. Namun, pada sengatan panas yang disebabkan oleh olahraga berat, kulit Anda mungkin terasa kering atau sedikit lembap.

  • Mual dan muntah.

Anda mungkin merasa mual atau muntah.

  • Kulit memerah.

Kulit Anda mungkin memerah saat suhu tubuh Anda meningkat.

  • Pernapasan cepat.

Pernapasan Anda mungkin menjadi cepat dan dangkal.

  • Detak jantung balap.

Denyut nadi Anda dapat meningkat secara signifikan karena tekanan panas memberikan beban yang luar biasa pada jantung Anda untuk membantu mendinginkan tubuh Anda.

  • Sakit kepala.

Kepala Anda mungkin akan terasa berdenyut.

Baca juga: Apa Arti Heatwave? Kondisi Cuaca Panas Terjadi di Wilayah Indonesia dan Cara Menghadapinya

== Pertolongan Pertama Mengatasi Heatstroke ==

Dilansir dari Alodokter.com (15/5/2023) berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sengatan panas atau heatstroke:

1. Pindahkan ke tempat yang lebih dingin

Saat terkena heatstroke, langkah awal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kondisi tersebut semakin parah adalah dengan pindah ke tempat yang lebih sejuk, misalnya di bawah pepohonan.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung yang dapat meningkatkan suhu tubuh. Bila memungkinkan, lepaskan atau gantilah pakaian yang lebih nyaman.

2. Kompres seluruh tubuh

Apabila berpindah tempat tidak cukup membantu dalam menurunkan suhu tubuh akibat heatstroke, berikan kompres dingin pada tubuh.

Kompreslah tubuh penderita heatstroke dengan es batu, terutama di bagian leher, ketiak, dan selangkangannya. Bagian-bagian tubuh tersebut merupakan titik panas yang harus segera diturunkan suhunya.

Selain itu, Anda juga bisa menyemprotkan air ke tubuh penderita untuk mempercepat proses penurunan suhu.

Namun jika heatstroke terjadi pada lansia, anak-anak, pasien dengan penyakit kronis, atau seseorang yang mengalaminya karena latihan atau olahraga berat, jangan lakukan kompres dengan es.

3. Berikan minum air putih yang banyak

Bila penderita heatstroke sadar, Anda juga perlu memberikannya minum air putih yang banyak.

Pasalnya, saat heatstroke terjadi, tubuh akan memproduksi panas yang menyebabkan jumlah cairan tubuh berkurang.

Bila kondisi ini dibiarkan, dikhawatirkan akan terjadi dehidrasi akut.

Namun, pastikan Anda tidak memberikannya minuman yang terlalu dingin, mengandung kafein, atau alkohol, karena justru akan memberikan efek negatif pada tubuh.

Demikian sajian informasi mengenai Heatstroke, gejala bagi penderita dan cara mengatasinya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved