Berita Nasional
Sosok Mulyadi Pria Palembang Jadi Korban Mbah Slamet Dukun Pengganda Uang, Bekerja Sebagai Developer
Sosok Mulyadi pria asal Palembang diduga jadi korban tewas ditangan Mbah Slamet alias Tohari dukun pengganda uang di Banjarnegara viral. Mulyadi meng
TRIBUNSUMSEL.COM -- Sosok Mulyadi pria asal Palembang diduga jadi korban tewas ditangan Mbah Slamet alias Tohari dukun pengganda uang di Banjarnegara viral.
Mulyadi menghilang sejak tahun 2021 silam terakhir disebut sempat datang sendiri menemui Mbah Slamet kemudian menghilang.
Adapun Mulyadi merupakan seorang developer yang memiliki dua orang anak.
Niatan Mulyadi untuk menggandakan uang ke Mbah Slamet lantaran kondisi tengah terjerat hutang.
Fakta tersebut disampaikan sang adik Ahmad Hidayat, Selasa (4/4/2023) yang datang ke lokasi pemakaman 9 jenazah korban Mbah Slamet.
Melansir dari Tribunjateng, Ahmad Hidayat adik dari Mulyadi mengungkapkan awal mula cerita hilangnya sang kakak.
Mulyadi disebutkan sudah menghilang sejak tahun 2021 silam dan sempat dilaporkan.
Adapun Mulyadi merupakan warga Palembang yang tinggal di lorong Bakti Pakjo.
"Setahu saya kakak saya itu dikenalin sama orang dan setahu saya sudah dua kali kesini. Dia hilang sejak 2021 dan saya sempat laporan ke Polsek Wanayasa," ujarnya.
Adapun pertemuan pertama membicarakan masalah penggandaan uang.
Kemudian pertemuan kedua, korban Mulyadi datang sendiri.
"Sejak datang sendiri pada 2021 dan sudah seminggu disini hilang," ujar dia.
"Saat itu bawa kendaraan mobil Innova dan hilang juga sampai saat ini tidak bisa dilacak," katanya.
Terkait berapa uang yang dibawa korban Mulyadi dia tidak tahu berapa pastinya.
Ia percaya satu dari sembilan korban itu adalah kakaknya sesuai penuturan dari pelaku.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Sosok-Mulyadi-Korban-Mbah-Slamet-Dukung-Pengganda-Uang-di-Banjarnegara-Kerja-Sebagai-Developer.jpg)