Berita Nasional
Klarifikasi Keluarga Remaja Tewas Ditabrak Mercedes Benz Soal Uang Ganti Rugi Untuk Bangun Musala
N perwakilan keluarga remaja MSA meninggal dunia di insiden tabrakan dengan pengemudi Mercedes Benz diketahui anak petinggi polri akhirnya angkat bica
TRIBUNSUMSEL.COM -- N perwakilan keluarga remaja MSA meninggal dunia di insiden tabrakan dengan pengemudi Mercedes Benz diketahui anak petinggi polri akhirnya angkat bicara.
Salah satunya menyampaikan klarifikasi terkait soal biaya ganti rugi yang jadi syarat berdamai dengan pihak pengemudi Mercedes Benz.
Dilansir dari Tribunnews.com, Senin (3/4/2023) N menyebut ganti rugi yang diminta bukan senilai Mercy, melainkan setara harga mobil yang digunakan MMI.
"Klarifikasinya bukan ganti rugi senilai Mercy, tapi ganti rugi senilai mobil mereka yang sudah menabrak korban," kata N saat dikonfirmasi TribunJakarta.com, Senin (3/4/2023).
Nantinya, jelas N, uang ganti rugi tersebut bakal digunakan untuk membangun musala atas nama MSA.
"Uang tersebut akan dibuatkan musala atas nama korban. Bukan untuk kami keluarga pribadi, tapi uang itu untuk dijadikan rumah ibadah yang Insya Allah pahalanya akan mengalir terus untuk almarhum," ujar dia.
Sebelumnya, Ibu MMI, Ira, menyebut pihak keluarga MSA melayangkan sejumlah permintaan sebagai syarat untuk berdamai.
"Suatu malam ada WA mereka, telepon lah ke Rudi perwakilan keluarga kami. Tapi nggak diangkat, ya sudah kami diamkan," kata Ira saat dihubungi TribunJakarta.com, Minggu (2/4/2023) malam.
Ira mengatakan, keluarga MSA memaksa untuk bertemu.
Ira enggan menuruti permintaan itu dengan alasan sudah menunjuk kuasa hukum yang akan mendampingi anaknya.
"Maksa mau ketemu saya, buat apa ketemu saya. Karena kan anak saya sudah menunjuk kuasa hukumnya, anak saya sudah 18 tahun. Hitungannya sudah dewasa," ujar dia.
Singkat cerita, ia mengutus kuasa hukumnya untuk bertemu dengan keluarga MSA.
Dalam pertemuan itu, Ira menyebut pihak keluarga MSA melayangkan sejumlah permintaan yang membuatnya tersinggung.
"Ketemulah pengacara saya, kayak nego. Minta disekolahkan adiknya, minta bangun musala atas nama anak itu, minta diganti seharga Mercy. Rinciannya ada tuh, bikin selamatan sekian-sekian. Oh saya tersinggung di situ," ungkap Ira.
Ia menolak sejumlah permintaan tersebut. Sebab, ia mengaku tidak pernah mau untuk bernegosiasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Ira-Riswana-saat-ditemui-di-Polres-Metro-Ja.jpg)