Ramadhan 2023

Cara Melaksanakan Sholat Tarawih Bagi Musafir, Pemudik dan Pelaku Perjalanan Perlu Tahu

Artikel ini memuat penjelasan mengenai tata cara pelaksanaan sholat sunnah tarawih bagi pemudik pelaku perjalanan atau dikenal dengan musafir.

Tribun Sumsel
Cara Melaksanakan Sholat Tarawih Bagi Musafir, Pemudik dan Pelaku Perjalanan Perlu Tahu 

Artinya: “Aku niat salat tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

Niat shalat tarawih berjamaah – 2 rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatat taraawiihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ma’muman lillahi ta’aalaa

Artinya: “Aku niat Salat tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala."

Salat tarawih bisa dikerjakan dengan cara 4 rakaat, 4 rakaat tanpa tasyahud awal, dan 3 rakaat witir tanpa tasyahud awal.

Salat tarawih juga bisa dikerjakan dengan cara 2 rakaat, 2 rakaat, 2 rakaat, 2 rakaat, 2 rakaat dan 1 rakaat witir.

Niat Sholat Witir

Setelah sholat Tarawih, hendaknya diteruskan melaksanakan shalat Witir, minimal satu rakaat.

Namun, pada umumnya, sholat Witir dikerjakan tiga rakaat dengan dua salam.

Tetapi, diperbolehkan juga jika dikerjakan tiga rakaat dengan satu salam.

Niat sholat Witir 1 rakaat adalah sebagai berikut:

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًاِللهِ تَعَالَى

Latin: Ushallii sunnatal witri rok ‘atan mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman / imaman) lillaahi ta’alaa

Artinya: “Saya niat sholat witir satu rakaat menghadap qiblat menjadi makmum karena Allah ta’alaa”

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved