Tata Cara Melakukan Mandi Wajib Saat Bulan Ramadhan Untuk Pria Maupun Wanita

Mandi wajib atau mandi keramas selain dilakukan sebelum Puasa Ramadhan bisa juga dilakukan saat Bulan Puasa Ramadhan.

Penulis: M Fadli Dian Nugraha | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUN SUMSEL
Mandi wajib atau mandi keramas selain dilakukan sebelum Puasa Ramadhan bisa juga dilakukan saat Bulan Puasa Ramadhan. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Berikut ini merupakan tata cara dan niat melakukan mandi wajib atau mandi keramas.

Mandi wajib atau mandi keramas selain dilakukan sebelum Puasa Ramadhan bisa juga dilakukan saat Bulan Puasa Ramadhan.

Inilah Tata Cara dan Niat melakukan Mandi Wajib.

Baca juga: Teks Doa Selesai Membaca Alquran Latin dan Artinya Lengkap, Allahummarhamnii bil quraani

Bacaan untuk melakukan Niat Mandi Keramas atau Mandi Wajib.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Latin : nawaitul ghuslalirof'il hadatsil fardonb lillaahi ta'aalaa

Artinya : "Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar, fardhu karena Allah Taala"

Tata Cara Mandi Wajib Untuk Pria

1. Dimulai dengan niat mandi wajib untuk menghilangkan hadats besar.

2. Lalu ambil air kemudian basuh tangan sebanyak tiga kali.

3. Bersihkan semua najis maupun kotoran yang masih menempel di tubuh.

4. Berwudhu seperti orang yang sedang sholat.

5. Lalu anda mengguyur bagian kepala hingga tiga kali.

6. Anda lalu siram anggota badan sebelah kanan sebanyak tiga kali, kemudian siram anggota badan di bagian kiri sebanyak tiga kali.

7. Anda membasuh dan menyela pangkal kepala dengan memasukan kedua tangan di air, lalu menggosokkannya ke kulit kepala dan menyiram kepala tiga kali.

8. Anda gosok di bagian tubuh sebanyak tiga kali, pada bagian depan, belakang atau menyela rambut serta jenggot.

9. Lalu dibilas ke seluruh tubuh dengan mengguyurkan air, dimulai dari sisi kanan dilanjutkan ke sisi tubuh kiri.

Baca juga: Teks Sayyidul Istighfar Bulan Ramadhan Latin dan Artinya Lengkap, untuk Amalan Selama Berpuasa

Tata Cara Mandi Wajib Untuk Wanita.

1. Melakukan niat berdasarkan kajian para ulama yang tempatnya di hati.

2. Mencuci tangan terlebih dahulu sebanyak tiga kali sebelum tangan dimasukan ke bejana atau sebelum mandi.

3. Membersihkan kemaluan dan kotoran yang ada di tangan kiri.

4. Mencuci tangan setelah membersihkan kemaluan dengan menggosokkan ke tanah atau lantai dengan sabun.

5. Berwudhu dengan wudhu yang sempurna seperti saat mau Sholat.

6. Anda siramkan air ke atas kepala sebanyak tiga kali.

7. Mengguyur air ke kepala sebanyak tiga kali sampai ke pangkal rambut maupun kulit kepala dengan menggosok-gossokkannya dan menyela-nyela, untuk wanita tidak wajib mengurai ikatan rambutnya.

8. Mengguyur air ke seluruh tubuh badan mulai dari sisi kanan lalu ke sisi yang kiri.

Kemudian dilanjutkan menggunakan sabun

Hadis Aisyah radhiallahu ‘anha, yang bertanya kepada Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam tentang mandi wanita haid. Beliau menjelaskan:

“Kalian hendaklah mengambil air dan daun bidara, lalu wudhu dengan sempurna. Kemudian menyiramkan air pada kepalanya, lalu menggosok-gosoknya agak keras hingga mencapai akar rambut kepalanya. Kemudian menyiramkan air pada kepalanya. Kemudian engkau mengambil kapas bermisik, lalu bersuci dengannya.” (HR. Bukhari no. 314 & Muslim no. 332)

Kemudian dilanjutkan menggunakan sabun

Hadis Aisyah radhiallahu ‘anha, yang bertanya kepada Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam tentang mandi wanita haid. Beliau menjelaskan:

“Kalian hendaklah mengambil air dan daun bidara, lalu wudhu dengan sempurna. Kemudian menyiramkan air pada kepalanya, lalu menggosok-gosoknya agak keras hingga mencapai akar rambut kepalanya. Kemudian menyiramkan air pada kepalanya. Kemudian engkau mengambil kapas bermisik, lalu bersuci dengannya.” (HR. Bukhari no. 314 & Muslim no. 332)

Setelah itu beliau menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya." (HR. Al Bukhari)

"Dari Aisyah dia berkata, "Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan membasuh kedua tangan.

Beliau menuangkan air dengan tangan kanan ke atas tangan kiri, kemudian membasuh kemaluan dan berwudhu dengan wudhu untuk salat.

Kemudian beliau menyiram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata.

Setelah selesai, beliau membasuh kepala sebanyak tiga kali, lalu beliau membasuh seluruh tubuh dan akhirnya membasuh kedua kaki." (HR. Muslim).

Demikianlah tata cara melakukan Mandi Wajib untuk Pria maupun Wanita.

Baca juga: Tips Buka Puasa Sehat Ala dr Tirta dan dr Zaidul Akbar, Langsung Bonus Langsing

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved