Berita Palembang

Relakan Tabungan Anak Masuk SMA, Kondisi DA Usai Operasi Usus Buntu di RSMH Palembang

Herman mengatakan selama DA dirawat di Rumah Sakit Herman bahkan menghabiskan tabungan untuk putri sulungnya masuk SMA.

TRIBUNSUMSEL.COM/RACHMAD
Yani (38) dan Herman (44) orang tua DA warga Jalan Fakih Usman Lorong Sintren Kelurahan 2 Ulu Kecamatan SU I, Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Keluarga DA bocah di Palembang yang menjalani operasi usus buntu di Rumah Sakit dr Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang dirundung pilu. 

Diketahui sebelumnya operasi usus buntu DA di RS Bari Palembang gagal hingga keluar cairan dari perut.

Kepada Tribunsumsel.com, Herman mengatakan selama DA dirawat di Rumah Sakit Herman bahkan harus merelakan tabungan untuk putri sulungnya yang masih duduk di bangku SMP akan beranjak ke jenjang pendidikan SMA tahun depan. 

Herman menjelaskan uang tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari DA dan keluarga selama menjaga DA di rumah sakit. 

"Terhitung sudah 50 hari kurang lebih, selama operasi dan pengobatan kami tidak bayar. Untuk makan minum sehari-hari ada uang tabungan sendiri dan hasil dari ikut arisan terpakai, rencananya uang itu dipakai untuk kebutuhan anak yang mau masuk SMA tahun depan. Sekitar Rp 4 juta uangnya pak, " kata Herman, Minggu (19/3/2023). 

Saat ini anaknya masih bersekolah dan menjalankan aktivitas seperti biasa.

Karena masih harus bolak-balik mengurus anaknya yang dirawat pekerjaan Herman sebagai buruh harian pun terganggu. 

"Masih sekolah seperti biasa, " ujarnya.

Pasca menjalani operasi di RSMH pada Senin (13/3/2023) DA tak kunjung sadar.

Kondisi anaknya kini kembali lemah dan belum sadarkan diri semenjak hari Selasa (14/3/2023). 

"Usai operasi berhasil dikasih dokter obat tidur biar tidak pusing. Nah besoknya adek tidak bangun-bangun, " ujar Herman. 

Karena DA yang tidak sadar denyut jantung DA sempat berhenti sehingga dokter langsung mengambil langkah penanganan mengembalikan detak jantung secara manual menggunakan tangan. 

"Karena kalau pakai alat beresiko kepada jantungnya, dengan tindakan dokter tak sampai hitungan jam Alhamdulillah detak jantung kembali ada, " ujarnya. 

Herman menyebut kondisi DA semakin melemah dan organ hati juga melemah akibat infeksi pada luka operasi yang gagal sebelumnya, sehingga kemungkinan untuk sembuh masih 50 persen. 

"Fungsi hati melemah dengan keadaan yang seperti itu dokter menyampaikan kalau kemungkinan adek bisa sembuh berbanding 50:50, " jelasnya. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved