Arti Kata Bahasa Arab
Pengertian Fasik, Munafik dan Musyrik Beserta Ciri-cirinya, Mengapa Sifat ini Harus Dijauhi ?
Dalam Islam, syirik adalah dosa yang tak bisa diampuni kecuali dengan pertobatan dan meninggalkan kemusyrikan sejauh-jauhnya.
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
Musyrik (Arab: المشرك ) menurut syariat Islam adalah pelaku perbuatan menyekutukan Allah dengan apa pun, merupakan kebalikan dari ajaran ketauhidan, yang memiliki arti Mengesakan Allah.
Orang yang melakukan syirik disebut musyrik.
Kata syirik sendiri berasal dari kata syarikah atau persekutuan, yaitu mempersekutukan atau membuat tandingan hukum atau ajaran lain selain dari ajaran/hukum Allah.
Syirik adalah akhlak yang melampaui batas aturan dan bertentangan dengan prinsip tauhid yaitu dengan mengabdi, tunduk, taat secara sadar dan sukarela pada sesuatu ajaran / perintah selain dari ajaran Allah.
Dalam Islam, syirik adalah dosa yang tak bisa diampuni kecuali dengan pertobatan dan meninggalkan kemusyrikan sejauh-jauhnya.
Kemusyrikan secara personal dilaksanakan dengan mengikuti ajaran-ajaran selain ajaran Allah secara sadar dan sukarela (membenarkan ajaran syirik dalam qalbu, menjalankannya dalam tindakan dan berusaha menegakkan atau menjaga ajaran syirik tersebut).
Kemusyrikan secara sosial/komunal (jama'ah atau bangsa) dijelaskan pada Surah Ar-Ruum 31-32:
“ ...dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, (Ar-Ruum 30:31).
Ciri-ciri orang musyrik yaitu pertama menggantungkan nasib pada ramalan. Kedua, meminta bantuan ke dukun padahal sarannya tidak logis tapi tetap dijadikan pedoman hidup. Ketiga, sangat membenci orang-orang yang bertauhid.
Keempat, memuja atau mengagungkan tempat keramat penuh yakin bila ditumbali dan diberi sesaji maka dapat mendatangkan berkah. Kelima, lebih memilih dan menuhankan duniawi daripada menaati perintah Allah.
Ketiga sifat ini, fasik, munafik dan musyrik harus dijauhi karena Allah jelas-jelas tidak menyukai orang yang memiliki sifat demikian.
Ada konsekuensi dan akibat yang akan diterima bagi mereka yang memiliki sifat tersebut. Bahkan untuk perilaku syirik, hanya dengan taubatan nasuha, dosanya akan diampun atas perkenan Allah SWT.
Itulah pengertian Fasik, Munafik dan Musyrik Beserta Ciri-cirinya, Mengapa Sifat ini Harus Dijauhi ?
Baca juga: 1 Syaban Besok 21 Februari 2023, Ini Doa Awal Bulan Syaban yang Dianjurkan Rasulallah SAW
Baca juga: Arti Rabbana Innana Samina Munadiyan Yunadi, Bacaan Doa Berasal dari Alquran Mohon Ampuni Kesalahan
Baca juga: Arti Namimah Adalah, Sifat Tercela Berdosa Besar Bila Melakukannya, Berikut Dalil dan Contoh Sikap
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Ilustrasi-fasik-munafik-syirik.jpg)