Berita Internasional
Update Terbaru Korban Gempa M 7.8 Turki dan Suriah, Tercatat 1000 Orang Lebih Meninggal Dunia
Update terbaru gempa Turki M 7.8 menewaskan lebih dari 1000 orang di Turki dan Suriah, Senin (6/2/2023).Melansir dari Tribunnews,com, Kementerian Ke
TRIBUNSUMSEL.COM -- Update terbaru gempa Turki M 7.8 menewaskan lebih dari 1000 orang di Turki dan Suriah, Senin (6/2/2023).
Melansir dari Tribunnews,com, Kementerian Kesehatan Suriah mengatakan sedikitnya 339 orang tewas dan 1.089 terluka.
Kelompok penyelamat Helm Putih mengatakan sedikitnya 221 tewas dan 419 terluka.
Sedangkan di Turki, 912 orang tewas dan 5.385 terluka, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam pidato yang disiarkan televisi pada Senin, dikutip dari Al Jazeera.
Sebelumnya, gempa berkekuatan 7,8 skala Richter mengguncang Turki selatan dan Suriah Utara pada Senin (6/2/2023) sekira pukul 4.17 waktu setempat.
Pusat gempa itu berada 23 kilometer (14,2 mil) timur Nurdagi, di provinsi Gaziantep Turki, pada kedalaman 24,1 kilometer (14,9 mil), kata Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).
Warga di provinsi Irak Dohuk dan Mosul dan ibu kota Kurdi Erbil melaporkan merasakan getaran ringan.
Media pemerintah Suriah juga melaporkan gempa terpisah melanda ibu kota Damaskus.
Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu mengatakan tim pencarian dan penyelamatan telah dikirim ke selatan negara itu.
Badan Bencana Nasional Turki (AFAD) mengatakan telah meminta bantuan internasional melalui Pusat Koordinasi Tanggap Darurat (ERCC), program kemanusiaan Uni Eropa, dikutip dari CNN Internasional.
Hampir 1.000 sukarelawan SAR telah dikerahkan dari kota terbesar Turki, Istanbul, bersama dengan anjing, truk, dan bantuan, menurut gubernurnya, Ali Yerlikaya.
Uni Eropa mengatakan sepuluh tim SAR telah dikerahkan untuk membantu operasi darurat di Turki.
"Sepuluh tim Pencarian dan Penyelamatan Perkotaan telah dengan cepat dimobilisasi dari Bulgaria, Kroasia, Ceko, Prancis, Yunani, Belanda, Polandia, Rumania untuk mendukung penanggap pertama di lapangan," kata komisioner Uni Eropa Josep Borrell dan Janez Lenarcic dalam sebuah pernyataan.
Italia, Hongaria, dan Rusia juga menawarkan tim penyelamat mereka.
Di Suriah barat laut, Pertahanan Sipil Suriah mengatakan seluruh bangunan telah runtuh dan orang-orang terjebak di bawah reruntuhan, dikutip dari CNBC.
Tempat Pengobatan 2.000 Warga Gaza Telah Disiapkan di Pulau Galang Kepulauan Riau Oleh Prabowo |
![]() |
---|
Penyebab Pangeran Arab Saudi Al Waleed bin Khaled Koma 20 Tahun Hingga Meninggal Dunia, Kecelakaan |
![]() |
---|
Kisah Pilu Pangeran Arab Al Waleed, Sleeping Prince yang Meninggal Dunia Usai Koma 20 Tahun |
![]() |
---|
Usai 20 Tahun Koma, Pangeran Arab Saudi Al Waleed Bin Khaled Meninggal Dunia |
![]() |
---|
Netanyahu Mengelak Soal Kejinya Tentara Israel Tembak Warga Palestina Pencari Bantuan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.