Berita Bisnis

Profil Maya Miranda Ambarsari Pemilik JD.ID, E-Commerce Miliknya Umumkan Tutup per 31 Maret 2023

Inilah profil Maya Miranda Ambarsari pemilik JD.ID heboh dikabarkan berhenti beroperasi.

Tayang:
Tribunnews
Inilah profil pemilik JD.ID heboh dikabarkan berhenti beroperasi. 

Wanita lulusan Master of International Business, Swinburne University of Technology, Melbourne, ini juga memiliki guest houses mewah Elliottii Residence, klinik kecantikan, serta yayasan untuk kegiatan sosial, yaitu Rumah Belajar Miranda.

Pada Agustus 2019, Maya mengakuisisi PT Tawu Inti Bati, yang merupakan pabrik pengolahan minyak.

Maya Miranda Ambarsari memiliki pasangan Bernama Andreas Reza sebagai pemilik kapal PT. Batamec Shipyard, tambang emas dan pabrik pengolahan minyak.

Dari pernikahan antara Maya Miranda Ambarsari dan Andreas Reza dikaruniahi anak tunggal Bernama Khalifah Nasif.

Pernyataan Resmi JD.ID Tutup

JD.ID tutup permanen pada 31 Maret 2023.

Informasi JD.ID bakal tutup itu didapat dari pernyataan resmi JD.ID melalui sebuah pengumuman di situs resmi perusahaan.

Dalam pengumuman yang dikutip dari Kompas.com itu, Meski tutup 31 Maret 2023 mendatang, layanan belanja daring atau e-commerce itu akan berhenti menerima pesanan pada 15 Februari 2023 mendatang.

Selanjutnya JD.ID akan memberi waktu bagi seluruh mitra pengguna dan penjual untuk menyelesaikan transaksinya hingga akhir Maret 2023.

"Untuk transaksi yang selesai sebelum tanggal penghentian layanan, perusahaan akan memenuhi pesanan seperti biasa," bunyi pengumuman tersebut, dikutip Senin (30/1/2023).

"Layanan purna jual dan dukungan akan tetap tersedia," lanjut pengumuman tersebut.

Head of Corporate Communications & Public Affairs JD.ID, Setya Yudha Indraswara membenarkan JD.ID akan menghentikan semua layanan pada 31 Maret 2023.

Ini disebut sebagai keputusan strategis dari JD.COM untuk fokus pada pembangunan jaringan rantai pasok lintas-negara, dengan logistik dan pergudangan sebagai inti bisnisnya.

Asal tahu saja, pada pertengahan Desember 2022, JD.ID juga telah melakukan PHK kepada kurang lebih 200 karyawannya dengan alasan pemutusan hubungan kerja ini dilakukan untuk beradaptasi terhadap tantangan perubahan bisnis yang sungguh cepat.

Dikutip dari laman resminya, JD.ID merupakan anak perusahaan dari salah satu toko online terbesar di Asia (JD.com).

JD.ID hadir di Indonesia pada 2015 dan mengutip data iPrice, pada akhir Desember 2022, JD.ID merupakan e-commerce dengan trafik terbesar ke-10 di Indonesia.

Baca berita lainnya di Google News

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved