Berita Muara Enim

Pria Muda di Muara Enim Ditemukan Tergantung di Pohon Bambu, Sempat Menghilang 10 Hari

Mustika Hariyato (26) seorang pria muda di Muara Enim ditemukan  tergantung di pohon bambu, Minggu (22/1/2023).

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/ARDANI ZUHRI
Petugas mengevakuasi jenazah Mustika Hariyato (26) seorang pria muda di Muara Enim ditemukan  tergantung di pohon bambu, Minggu (22/1/2023). 

TRIBUNSUMSEL, MUARA ENIM - Mustika Hariyato (26) seorang pria muda di Muara Enim ditemukan  tergantung di pohon bambu, Minggu (22/1/2023).

Sebelumnya warga Jalan Dul Rasyid RT 14 Desa Tegal Rejo Kecamatan Lawang Kidul Muara Enim ini sempat menghilang 10 hari.

Mustika Hariyanto ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, jasadnya pertamakali ditemukan oleh adi kandungnya bernama Aprianto (24) warga yang sama.

Saat ditemukan kondisinay sudah menjadi tengkorak dengan kepalanya tergantung pohon bambu sedangkan tubuhnya tergeletak di tanah.

Adik korban meyakini mayat tergantung di pohon bambu itu adalah kakaknya karena sesuai dengan ciri-ciri pakaian yang dikenakan korban saat menghilang di KPL Banko Barat 14 Pit 3 Timur berbatasan dengan Desa Tegal Rejo.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Senin (23/1/2023), penemuan mayat itu pertama kali di ketahui oleh saksi Aprianto (24) yang merupakan adik kandung korban ketika dalam perjalanan hendak memancing ikan di aliran Sungai Kari Rt 14 Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim yang berbatasan dengan KPL Banko Barat 14 Pit 3 Timur.

Baca juga: Masa Perbaikan Dukungan Balon Anggota DPD RI Dapil Sumsel Pemilu 2024, Satu Balon Mundur

Di tengah perjalanan menuju lokasi memancing, tiba-tiba ia mencium bau busuk dari arah pohon bambu didekat aliran sungai tersebut.

Karena penasaran, akhirnya saksi Aprianto pun mencari sumber bau busuk tersebut dan alangkah kagetnya ternyata ada tengkorak kepala manusia yang tergantung di pohon, sedangkan tubuhnya sesosok tergeletak ditanah tanpa kepala.

Makin membuatnya bertambah kaget adalah pakaian yang dikenakan sesosok mayat tersebut sebab ia yakin pakaian tersebut adalah milik kakak kandungnya bernama Mustika Hariyanto yang telah menghilang sekitar 10 hari yang lalu.

Melihat hal tersebut, saksi pun berlari pulang kerumah memberitahukan kepada keluarga atas penemuan kondisi sang kakak yang sudah meninggal dalam kondisi menggenaskan dan meminta bantuan tetangga dan langsung menghubungi pihak Polsek Lawang Kidul.

Sekitar pukul 16.45, Tim Inafis Polres Muara Enim yang tiba di TKP bersama dengan Anggota Polsek Lawang Kidul, Tim SAR Bukit Asam dan Security Bukit Asam langsung melakukan Olah TKP dan evakuasi mayat tersebut untuk dilakukan Visum di RS Bukit Asam Medika (BAM) Tanjung Enim.


Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi melalui Plh Kapolsek Lawang Kidul Iptu Yulisman SH didampingi Kanit Reskrim Ipda Zakwan Rifqy STrK mengatakan berdasarkan hasil olah TKP diduga korban melakukan bunuh diri dengan cara menggantungkan leher diatas pohon.

Karena diduga korban mengalami tekanan hidup atau depresi karena tidak mempunyai pekerjaan tetap sehingga membuat korban selalu berpikir untuk mengakhiri hidupnya.

Dikatakan Yulisman, dari keterangan Aprianto kakaknya Mustika Hariyanto telah pergi dari rumah sejak tanggal 12 Januari 2023 yang lalu.

Pihak keluarga telah mencari keberadaannya dan melaporkan hal tersebut kepada Pemerintahan Desa Tegal Rejo serta Bhabinkamtibmas Desa Tegal Rejo.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved