Berita Viral

Ibu Eny Terlambat Ditangani, Tiko Sebut Ibunya Sulit Untuk Disembuhkan Karena Depresi yang Dialami

Tiko kini menyebut bahwa kondisi Ibu Eny ternyata sudah tak dapat disembuhkan lantaran rasa depresi sang Ibu terlambat ditangani selama puluhan tahun.

Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Slamet Teguh

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri

TRIBUNSUMSEL.COM - Kondisi dari Ibu Eny yang telah dirawat di RSJ setelah mendapat persetujuan dari Tiko, sang anak kini mengundang rasa penasaran publik.

Baca juga: Melihat Penampakan Rumah Ibu Eny Setelah Dibersihkan, Ternyata Sangat Megah Usai Tahunan Tak Terawat

Hingga akhirnya kini Tiko membeberkan kondisi Ibu Eny yang dirawat di RSJ ternyata tak dapat disembukan.

Dengan sedih Tiko menyebut bahwa kini kondisi Ibu Eny ternyata sudah tak dapat disembuhkan lantaran rasa depresi sang Ibu yang terlambat ditangani selama puluhan tahun terakhir.

Dilansir dari channel youtube SANG EXPLORE mengunggah pernyaataan dari sosok Tiko terkait kondisi Ibu Eny yang ternyata tak dapat disembuhkan dari rasa depresinya, Rabu (4/1/2023).

Tiko kini mengungkapkan kondisi sang Ibu setelah ditangani oleh dokter di RSJ.

Tiko menyebut jika saat ini sang Ibu tengah menjalani sejumlah tes kesehatan.

Akan tetapi kondisi Ibu Eny sulit untuk disembuhkan mengingat dirinya yang sangat terlambat mendapatkan penanganan akan depresi yang ia alami.

"Aku sampe sana dapet rekomendasi dari dokter spesialis coba di observasi dulu, tapi dokter bilang kemungkinan mama sembuh itu kecil banget," ucap Tiko menjelaskan.

"Malah ya paling gatau ya, gabisa sembuh karena penangannya udah kelamaan, syarafnya udah apa gitu terus umur juga hampir 60.

Jadi kemungkinan mama sembuh itu kecil kata dokternya, paling opsi yang dikasih mama rawat inap terus disitu tapi dilepas," kata nya.

Namun Tiko berniat ingin tetap merawat sang ibu dirumah jika keadaan telah membaik.

"Aku ga tega, paling nanti opsi kedua setelah observasi, disitu rawat jalan, dijemput pulang, dirawat sendiri dan dikasih obat ga boleh telat sedikitpun.

Kita ga bisa memperkirakan, paling cepet 3 hari, dan yang paling lama sampe kondisi mama membaik," bebernya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved