Isi Pasal 240-241 RKUHP, Menghina Presiden atau DPR di Medsos Diancam 4 Tahun Penjara

Anggota DPR Fraksi PKS Iskan Qolba Lubis protes aturan kritik kepada Lembaga Negara dan Presiden.

Penulis: M Fadli Dian Nugraha | Editor: Abu Hurairah
Youtube Kompas TV
RKUHP telah disetujui dan ditetapkan oleh DPR menjadi undang-undang oleh pemerintah dalam rapat paripurna pada, Selasa (6/12/2022). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang baru telah disahkan satu diantaranya mengatur tentang ancaman pidana penghinaan pemerintah dan lembaga negara

RKUHP telah disetujui dan ditetapkan oleh DPR menjadi undang-undang oleh pemerintah dalam rapat paripurna pada, Selasa (6/12/2022).

Ancaman pidana penghinaan terhadap pemerintah dan lembaga negara tercantum dalam pasal 240 dan Pasal 241 RKUHP.

Diketahui, pemerintah adalah presiden, wakil presiden dan para menterinya. Sedangkan lembaga negara adalah MPR,DPR,DPD Mahkamah Agung (MA) dan Mahkamah Konstitusi (MK)

Melansir dari Kompas.com Pasal 240 mengatur tentang penghinaan yang dilakukan secara lisan atau tulisan di muka umum.

Sedangkan Pasal 241 berisi ketentuan jika penghinaan dilakukan dan disebarkan melalui teknologi informasi.

Baca juga: Isi Pasal UU KUHP Terbaru 2022 Tentang Perzinahan: Bunyi, Pidana dan Denda Bagi Pelanggar

Ancaman hukuman

Dalam Pasal 240 Ayat (1) disebutkan penghinaan pada presiden atau lembaga negara di muka umum diancam podana maksimal 1,5 tahun atau denda kategori II (maksimal Rp 10.000.000).

Jika penghinaan itu menyebabkan kerusuhan di masyarakat maka ancaman pidana penjaranya meningkat menjadi maksimal 3 tahun atau denda kategori IV (maksimal Rp 200.000.000).

Sedangkan Pasal 241 Ayat (1) menjelaskan penghinaan pemerintah atau lembaga negara melalui sarana teknologi informasi diancam pidana paling lama 3 tahun atau denda kategori IV.

Jika tindakan itu menyebabkan kerusuhan, maka pelaku diancam pidana penjara maksimal 4 tahun atau denda kategori IV.

Baca berita lainnya di Google News Tribun Sumsel

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved