Berita Muara Enim

Diduga Korban Pembunuhan, Mayat Siswa SMA Ditemukan di Sungai Lematang Muara Enim, Hilang 3 Hari

Diduga korban pembunuhan, mayat siswa SMA ditemukan di Sungai Lematang Desa Dangku, Kecamatan Rambang Niru Muara Enim, Rabu (7/1/2022).

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/ARDANI ZUHRI
Diduga korban pembunuhan, mayat siswa SMA ditemukan di Sungai Lematang Desa Dangku, Kecamatan Rambang Niru Muara Enim, Rabu (7/1/2022). Foto Afrizal alias Rizal Gepenk semasa hidup dan benda milik korban yang ditemukan di saku celana. 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARA ENIM - Diduga korban pembunuhan, mayat siswa SMA ditemukan di Sungai Lematang Desa Dangku, Kecamatan Rambang Niru Muara Enim, Rabu (7/1/2022).

Sebelum ditemukan jadi mayat, pelajar SMAN 1 Belimbing Afrizal alias Rizal Gepenk (18) warga Kp Desa Teluk Lubuk, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim sudah hilang 3 hari.

Korban ditemukan warga setempat bernama Iskandar (45) yang sedang melintas di jembatan gantung yang melintasi sungai Lematang penghubung Desa Dangku, Gunung Raja dan Pangkalan Babat.

Saat itu saksi secara tidak sengaja melihat ada sosok mayat laki-laki hanyut mengapung.

Kemudian, warga tersebut memberitahukan informasi tersebut ke masyarakat desa Dangku tentang temuan mayat yang hanyut di sungai Lematang.

Kemudian, beberapa warga setempat bernama Supriadi (30), Ardiansyah (29), Dino (30) dan Wandika (19) langsung pergi ke Sungai Lematang menggunakan perahu untuk menggambil mayat yang hanyut tersebut untuk di bawa ke tepi sungai Lematang.

Baca juga: Duel di Desa Sungai Semut Makarti Jaya Banyuasin, Gegara Cemburu 2 Pria Saling Tikam dan Bacok

Setelah berhasil di evakuasi, warga langsung memberitahukan temuan tersebut ke Kepala Desa Dangku Suharto Koris, dan kemudian langsung dilaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rambang Dangku.

Selanjutnya Anggota Polsek Rambang Dangku dan Unit Reskrim mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna ditindaklanjuti.

Menurut Candra (32) warga Desa Teluk Lubuk bahwa secara pribadi dirinya tidak terlalu mengenal korban, tetapi tahu sebab merupakan warganya.

Korban diperkirakan hilang tiga hari, dan baru tahu setelah ditemukan warga.
Sebelumnya orangtuanya menyangka korban ini berada dirumah kakaknya di Desa Belimbing sehingga tidak terlalu risau, begitu juga Kakaknya menyangka jika korban berada di rumah orangtuanya.

Orangtua korban (ayahnya,red) sepertinya masih shock, sedangkan ibunya sudah meninggal dunia.

"Saya kenal dengan korban tetapi kenal saja sebab korban adalah warga sedesanya," ujarnya yang ditemui di Polsek Rambang Dangku.

Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi didampingi Kapolsek Rambang Dangku AKP Marwan dan Kasubag Humas Iptu RTM Situmorang, membenarkan adanya temuan mayat berjenis kelamin laki-laki di sungai Lematang.

Saat ini, pihaknya sudah mendatangi TKP, Mencatat Saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti, melakukan Evakuasi Jenazah Korban dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi.

Sebab dari hasil olah TKP sepertinya ada kejanggalan dan kemungkinan besar korban meninggal akibat dibunuh. Sebab ketika ditemukan korban masih menggunakan celana panjang bersama dompetnya yang berisi e-KTP, Kartu Vaksin Covid-19 dan ATM Bank Mandiri atas nama korban.

"Kita melihat ada kejanggalan maka kita minta izin dengan keluarganya, dan akhirnya diberikan izin untuk di otopsi mengetahui dan memastikan penyebab kematiannya. Kalau dengan kondisi sekarang hanya dugaan saja," jelasnya. (ari/sp)

Baca berita lainnya langsung dari google news

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved