Sidang Ferdy Sambo

Cerita Kombes Susanto Haris Soal Sikap Arogan Ferdy Sambo ke Senior, Tak Lagi Lihat Angkatan Akpol

Cerita mantan Kabag Gakkum Provos Propam Polri, Kombes Susanto Haris menguak sikap arogan Ferdy Sambo saat masih menjabat.Melansir dari Tribunnews.c

Editor: Moch Krisna
(Kolase TribunBengkulu.com)
Ferdy Sambo (Kiri), Kombes Susanto (Kanan). Meski berpangkat Kombes, Susanto Haris adalah senior Sambo di Kepolisian dan Akademi Kepolisian. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Cerita mantan Kabag Gakkum Provos Propam Polri, Kombes Susanto Haris menguak sikap arogan Ferdy Sambo saat masih menjabat.

Melansir dari Tribunnews.com, Selasa (6/12/2022)  Kombes Susanto Haris membeberkan perlakuan yang diterimanya sebagai anak buah Ferdy Sambo.

Dia bercerita bahwa dirinya pernah diminta Sambo membawakan barang bukti terkait kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabrat alias Brigadir J.

Namun pada saat itu, cara Sambo memberikan perintah, disebut Susanto lain dari biasanya.

"Biasanya di almamater kami tidak ada kata kasar."

"Ini sudah 'Pak Kabag, bawa barang bukti. Jadikan satu dengan senjata'," katanya di dalam persidangan pada Selasa (5/12/2022).

Padahal, di almamater Akademi Kepolisian (Akpol), dia merupakan senior Ferdy Sambo.

"Di almamater kalau senior junior, setua apa sih Pak FS?" ujarnya.

Diceritakannya pula bahwa biasanya, Sambo memegang teguh prinsip untuk menghormati senior tanpa memandang pangkat di kepolisian.

"Pak FS nih selalu bilang: Selama matahari tidak terbit dari utara dan air laut masih asin, senior tetaplah senior."

Biasanya, Sambo memberi perintah dengan bahasa yang lebih halus kepada anak buah yang merupakan seniornya di Akpol.

"Kalau memerintahkan biasanya halus, 'Bang tolong bang, bantu'," cerita Susanto.

Kombes Susanto Haris Nangis di Persidangan Karier 30 Tahunnya Hancur Gegara Ferdy Sambo
Kombes Susanto Haris Nangis di Persidangan Karier 30 Tahunnya Hancur Gegara Ferdy Sambo (Tangkapan Layar Youtube Kompas TV)

Namun saat itu dia justru memberi perintah dengan nada meninggi dan kalimat yang berlawanan dari prinsipnya.

Mendapati kenyataan seperti itu, Susanto pun kecewa terhadap juniornya di Akpol itu.

"Dalam hati saya, 'Yah pak jenderal udah bisa ngegas'."

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved